Find Us On Social Media :
Logam Tanah Jarang (Google images )

Ternyata Bukan Timah, Harta Karun Bangka Belitung Ini Masuk Kategori Mineral Kritis, Cadangannya 350 Ribu Ton

Riska Tri Handayani Sabtu, 23 September 2023 | 07:58 WIB

SonoraBangka.id - Diketahui, sebanyak 46 jenis komodidtas tambang masuk dalam klasifikasi mineral kritis.

Selain timah, ada mineral yang nilainya lebih mahal dari sejumlah mineral lainnya.

Timah dan 46 jenis komoditas tambang lainnya masuk dalam klasifikasi mineral kritis.

Demikian ditetapkan dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI No 296.K/MB.01/MEM.B/2023 tentang penetapan jenis komoditas yang tergolong dalam klasifikasi mineral kritis.

Keputusan menteri ini ditandatangani Menteri ESDM Arifin Tasrif pada 14 September 2023 dan mulai berlaku sejak tanggal penetapan tersebut.

 Berikut daftar mineral kritis :

No Mineral Kritis Jenis Komoditas Tambang
1 Aluminium Bauksit
2 Bauksit Antimoni
3 Barium Barit
4 Berilium Berilium
5 Besi Bijih Besi, Pasir besi
6 Bismut Bismut
7 Boron Boron
8 Kadmium Cadmium
9 Feldspar Feldspar
10 Fluorspar Fluorspar
11 Fosfor Fosfat
12 Galena Galena
13 Galium Galium
14 Germanium Germanium
15 Grafit Grafit
16 Hafnium Hafnium
17 Indium Indium
18 Kalium Kalium
19 Kalsium Kalsium
20 Kobal Kobal
21 Kromium Kromit
22 Litium Litium
23 Logam Tanah Jarang Logam Tanah Jarang
24 Magnesium Magnesium
25 Mangan Mangan
26 Merkuri Sinabar
27 Molibdenum Molibdenum
28 Nikel Nikel
29 Niobium Niobium
30 Palladium Palladium
31 Platinum Platina
32 Ruthenium Ruthenium
33 Selenium Selenium
34 Seng Seng
35 Silika Pasir kuarsa, Kuarsit, Kristal kuarsa
36 Sulfur Belerang
37 Skandium Skandium
38 Stronsium Stronium
39 Tantalum Tantalum
40 Telurium Telurium
41 Tembaga Tembaga
42 Timah Timah
43 Titanium Titanium
44 Torium Torium
45 Wolfram Wolfram
46 Vanadium Vanadium
47 Zirkonium Zirkonium

Satu di antara mineral yang masuk kategori kritis adalah Logam Tanah Jarang (LTJ). Saat ini cadangan Logam Tanah Jarang di Bangka Belitung mencapai 350 ribu ton.

Saat ini pemerintah terus melakukan penyelidikan terhadap potensi maksimal mineral mahal tersebut.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melakukan eksplorasi terkait potensi logam tanah jarang di Bangka Belitung. Hal ini merupakan upaya untuk meningkatkan akurasi sumber daya dan cadangan logam tanah jarang

Adapun estimasi sumber daya logam tanah jarang di Bangka mencapai 350 ribu ton, yang dapat diolah untuk kebutuhan industri pertahanan maupun bahan baku baterai kendaraan listrik.