Find Us On Social Media :
Wakapolres Bangka Barat, Kompol Iman Teguh Prasetiyo mengintrogasi Riko Sopandali alias Riko usai konferensi pers penyalahgunaan Narkotika jenis ganja di Gedung Catur Prasetiya, Polres Bangka Barat, Senin (25/9/2023). (Bangkapos.com/Yuranda )

Riko Tanam Ganja di Kebun Orangtuanya di Bukit Menumbing Bangka Barat

Riska Tri Handayani Senin, 25 September 2023 | 17:28 WIB

SonoraBangka.id - Riko Sopandali alias Riko (27) warga Desa Airputih, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung mengungkap menanam ganja belajar dari internet.

Alasannya menanan ganja lantaran harganya mahal, sebab Riko pemakai ganja.

"Belajar nanam ganja di internet, bibit dapat dari Palembang, waktu saya ke sana. Bibitnya diberi alias gratis. Baru ditanam dua bulan ini sebanyak 20 batang," ujar Riko usai konferensi pers di Gedung Catur Prasetiya, Polres Bangka Barat, Senin (25/9/2023).

Riko juga mengakui, ganja yang ditanamnya di lahan milik orang tuanya seluas 10 meter persegi dan untuk dikonsumsi pribadi. Ditambahkannya, motivasi dirinya menanam ganja lantaran harganya mahal.

"Kalau lahan kebun seluas 1 hektare yang ditanam ganja ada 10 meter persegi di semak semak sehingga orang tidak tahu. Saya juga mengkonsumsi ganja sudah dua tahun, karena mahal belinya akhirnya saya coba tanaman (budidaya) ganja," ujarnya.

Selain di konsumsi dengan cara dibakar. Ganja itu juga dicampur mie instan dan juga dibuat lalapan oleh Riko dengan dali menambah nafsu makan. Kata dia menanam ganja itu sangat mudah, selama dua bulan ganja itu sudah tumbuh namun belum bisa dipanen.

"Menanam ganja itu dari biji hingga tumbuh paling lama 2 bulan, belum siap panen yang itu. Ganja itu saya konsumsi pribadi, dicampur mie dan untuk rempah-rempah serta dibuat lalap. Biar enak untuk menambah nafsu makan," ungkapnya.

Sebelumnya, Riko Sopandali alias Riko berhasil diringkus Satuan Reserse Narkotika (Satresnarkoba) Polres Bangka Barat, lantaran menanam puluhan batang ganja di kebun milik orang tuanya di Kawasan Bukit Menumbing, Mentok Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung.

Hal itu terungkap saat konferensi pers yang dipimpin oleh Wakapolres Bangka Barat, Kompol Iman Teguh Prasetiyo didampingi Kasatresnarkoba Iptu Budi Prasetio dan Kasie Humas Ipda Ardianis, di gedung Catur Prasetiya, Senin (25/9/2023). 

Saat jumpa pers, Riko Sopandali (27) warga Desa Airputih, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, itu dihadiri dia mengenakan baju oranye dengan tangan terborgol tampak tertunduk lesu dengan dikawal dua orang personel polisi.