Find Us On Social Media :
Baterai motor listrik Greentech, berjenis Sealed Lead Acid (SLA) tapi bisa di swap(Kompas.com/Daafa Alhaqqy) (KOMPAS.COM)

Konsep Motor Listrik Dengan Sistem Swap Baterai Diprediksi Bakal Populer

Oliver Doanatama Siahaan Selasa, 31 Oktober 2023 | 17:30 WIB

SONORABANGKA.ID - Adalah Seiring dengan meningkatnya pengguna sepeda motor listrik, perkembangan teknologi dan konsep baru untuk menambah kemudahan juga mengikuti.

Satu konsep yang saat ini populer adalah motor listrik dengan sistem baterai swap, alias tukar. Metode ini dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertama dianggap paling terasa manfaatnya karena baterai swap memiliki usia pakai lebih panjang dibandingkan jenis tanam.

Garry Taifan, COO PT Garda Energi Nasional Indonesia selaku produsen motor listrik Savart menjelaskan, baterai swap memiliki risiko kerusakan lebih rendah, dan tidak akan menyulitkan konsumen.

Selain itu, proses isi dayanya juga terbilang fleksibel dan instan, sebab konsumen tak perlu lagi menunggu berjam-jam untuk mengecas, namun cukup cabut dan pasang baru saja.

“Kalau udah waktunya ganti baterai, tinggal mendatangi swapping station saja buat ganti. Kemudian kalau sudah berlangganan (sewa baterai) lebih enak juga, karena engak perlu pusing bayar lagi,” ucapnya kepada Kompas.com di Tangerang, Sabtu (28/10/2023).

Menurut Garry, sudah banyak motor listrik, khususnya produksi lokal, yang mengadopsi teknologi baterai swap. Situasi ini dianggap akan sangat menguntungkan konsumen.

“Konsumen bisa paham keunggulannya swap baterai, karena efisien, murah, dan cepat juga,” kata dia.

Ungkapan serupa juga disampaikan Vincent Yap, CEO PT Kilats Mobilitas Indonesia selaku pemegang merek Gova. Menurutnya, baterai swap bisa dianggap sebagai baterai abadi.

“Kalau beli (motor listrik) baterai tanam, masalahnya kan di umur baterai, atau resiko kerusakan. Resiko itu kan selalu ada. Jadi kalau pakai swap tidak perlu khawatir lagi soal baterai,” ucapnya.