Find Us On Social Media :
Ilustrasi beli mobil online(www.aarp.org) (KOMPAS.COM)

Beli Mobil Bekas secara Online, Jangan Sekadar Tergiur Harga yang Murah

Oliver Doanatama Siahaan Selasa, 21 November 2023 | 16:32 WIB

SONORABANGKA.ID - Adalah Baru-baru ini viral di media sosial video yang menceritakan seorang pria terkena modus penipuan jual beli mobil secara online. Video tersebut diunggah oleh akun YouTube bernama @inspector_mobil.

Dalam tayangan itu, awalnya dijelaskan pasangan suami istri, bernama Ahmad dan Vinda ingin menjual mobil Mitsubishi Pajero Sport Dakar seharga Rp 560 juta di situs jual beli mobil online.

Kemudian, ada seorang oknum (sebut saja Sukandar) yang mengaku berminat dengan mobil tersebut. Sukandar pun mengambil foto mobil Ahmad lalu diiklankan kembali di situs jual beli mobil online dengan harga yang lebih murah, yakni Rp 530 juta.

Selanjutnya, Sukandar meminta alamat rumah lengkap Ahmad dengan dalih ingin melakukan pengecekan mobil secara langsung dan bernegosiasi.

Tak berselang lama, seorang pria (sebut saja Rio) tertarik dengan mobil yang dipasarkan oleh Sukandar karena harganya lebih murah. Rio pun sempat menawar mobil yang dipasarkan Sukandar menjadi Rp 500 juta.

Setelah bernegosiasi, terjadi kesepatakan harga mobil Rp 500 juta antara Sukandar dan Rio. Rio kemudian meminta alamat lengkap Sukandar untuk melakukan pengecekan mobil secara langsung dan bernegosiasi.

Sukandar kemudian memberi informasi ke Ahmad bawa ia akan mendatangi rumahnya untuk melihat unit. Tapi, Ahmad mengaku sedang di luar kota. Sukandar kemudian diarahkan untuk bertemu dengan istrinya, sebab mobil beserta BPKB ada di rumah.

Selanjutnya, Sukandar kembali menghubungi Rio dan mengatakan bahwa dirinya sedang di luar kota dan tidak bisa menemani untuk mengecek kendaraan.

Sukandar juga mengatakan, Rio akan ditemani oleh istrinya untuk melakukan pengecekan dan tes mobil, yang mana alamat rumah tersebut adalah rumah Ahmad. Ia juga sekaligus mengaku dan berpura-pura bahwa Vinda adalah istrinya.

Pada saat itu, Rio diingatkan Sukandar untuk tidak membahas soal harga di depan Vinda. Sebab, Vinda bisa saja memberikan harga yang lebih tinggi. Padahal, hal ini dilakukan Sukandar agar modus tersebut tidak terungkap.