Find Us On Social Media :
Toyota perkenalkan flex fuel vehicle (FFV) pada GIIAS 2023. (Dok. Kompas.com/Claudia) (KOMPAS.COM)

Tak Hanya Elektrifikasi, Ini Untuk Deretan Kendaraan Ramah Lingkungan yang Diproduksi Toyota

Oliver Doanatama Siahaan Selasa, 28 November 2023 | 18:30 WIB

SONORABANGKA.ID - Adalah Pada perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023, PT Toyota Astra Motor (TAM) membuat kejutan bagi industri otomotif Tanah Air dengan menghadirkan flex fuel vehicle (FFV). Kendaraan tersebut adalah Fortuner Flexy Fuel dan Corolla Cross HEV Flex Fuel.

FFV adalah kendaraan yang dapat menggunakan lebih dari satu jenis bahan bakar, baik itu campuran bensin dengan etanol maupun metanol yang merupakan energi terbarukan.

Penggunaan etanol maupun metanol yang dapat digunakan sebagai bahan bakar kendaraan Toyota tersebut adalah bagian dari upaya untuk menekan emisi karbon sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Adapun Corolla Cross Hybrid Flex Fuel yang dibawa Toyota pada ajang GIIAS 2023 merupakan replika atau varian dari kendaraan XRX Hybrid yang ada pada pasar Brasil.

Corolla Cross XRX Hybrid menggunakan sistem hybrid paralel bermesin empat silinder dengan siklus Atkinson berkapasitas 1.798 cc. Seluruhnya atau 100 persen bahan bakar kendaraan ini sudah menggunakan etanol (E100).

Mesin itu dibantu oleh motor listrik bertenaga 71 horse power (HP) dan bertorsi 163 Newton meter (Nm) untuk memutar roda depan lewat transmisi Power Split eCVT.

Dengan spesifikasi bahan bakar dan mesin tersebut, Corolla Cross XRX Hybrid diklaim mampu menghasilkan tenaga sebesar 97 HP dan torsi puncak 142 Nm.

Tidak cuma hybrid, Corolla Cross spek Brasil juga tersedia dengan mesin konvensional dynamic force yang sudah didukung dengan sistem flex fuel.

Untuk Toyota Fortuner Flexy Fuel yang diboyong TAM pada GIIAS 2023, pada dasarnya mesin kendaraan ini tak jauh berbeda dengan Toyota Fortuner yang ada di pasar Indonesia.

Hanya saja, bahan bakar dari kendaraan tersebut tidak menggunakan bahan bakar fosil, tetapi bahan bakar yang berasal dari hasil fermentasi tumbuhan, yaitu bioetanol.