Why The Law of Attraction is not working? | Smart Astro Science 7 Juli 2020

Ghea Melisa
-
Rabu, 8 Juli 2020 | 10:37 WIB

Bermimpilah, raihlah cita citamu setinggi langit. Setiap manusia mempunyai hak yang sama untuk sukses. Bahkan ketika kita belum dilahirkan, manusia merupakan hasil kreasi dari Sang Juara, bagaimana tidak, sebuah sel sperma harus berlari kencang, mengalahkan ribuan, mungkin ratusan sperma lainnya, sebelum akhirnya berhasil memenangkan pertarungan, dan akhirnya Sang Pemenang bertemu dengan Sel Telur. Kita lahir, dan ada karena kitalah pemenang ketika proses penciptaan terjadi. Point ini penting kita garis bawahi, karena ketika seseorang beranjak dewasa, memori tentang proses menuju kemenangan ini seolah olah terlupakan pada saat kita lahir dan besar.

Jika kita dilahirkan dengan hak menjadi pemenang, kenapa bagi sebagian besar orang sulit untuk menarik keberhasilan.

Di dalam pemahaman hukum tarik menarik kesuksesan alam semesta, atau yang biasa kita kenal sebagai “The Law of attraction“, siapa saja, setiap manusia dapat meminta kepada Alam Semesta agar apa yang diinginkan dapat terwujud.

Benarkah dengan mudahnya manusia dapat menarik keberuntungan secepat kita memikirkannya. Jika ya, mengapa sebagian dari kita biarpun telah mati matian, berpikir, berimajinasi bahkan menulisnya dalam sebuah dream book, tetap saja impian kita akan kesuksesan tidak juga dapat diraih.

Rahasia apa yang ada di balik hukum tarik menarik Alam Semesta ini ? Bagaimana Astrologi, ilmu selaras alam menjelaskan tentang The Law of Attraction ini. Mengerti bahasa Alam adalah salah satu kunci sukses menerapkan The LOA ini.

Bagaimana kiat sukses ala Smart Astro Science agar rancangan ala The LOA menjadikan hak sukses manusia dapat bekerja selaras Alam, simak pembahasan berikut!

KOMENTAR