Ilustrasi berkendara saat hujan (motorcyclenews.com)
Ilustrasi berkendara saat hujan (motorcyclenews.com) ( kompas.com)

Aksesori Motor Yang Sebaiknya Dihindari Biker Saat Musim Hujan

25 Februari 2021 19:14 WIB

SONORABANGKA.ID - Terjadinya Curah hujan yang tak menentu kerap melanda beberapa daerah di Indonesia. Bagi Anda pengguna kendaraan roda dua, sebaiknya persiapkan diri supaya terhindar dari kemungkinan celaka atau kerepotan saat hujan turun.

Tidak hanya perlengkapan khusus anti-air, tetapi juga perhatikan soal pemasangan aksesori atau komponen aftermarket.

Henrik, pemilik toko aksesori motor di Jalan RS Soekanto, Jakarta Timur mengatakan, ada beberapa aksesori yang disarankan untuk tidak dipasang. Biasanya, hal tersebut terkait fungsi yang tidak maksimal saat hujan.

“Tapi jika sudah terlanjur di pasang lebih baik di-‘standarin’ lagi saja agar lebih aman,” ujar Henrik saat dihubungi Kompas.com.

Lalu, apa saja aksesori yang sebaiknya dihindari saat musim hujan?

1. Ban ceking atau tipis. Model tersebut membuat daya cengkeram tidak maksimal. Alur ban yang sudah tipis juga mengundang maslaah karena licin. Sebaiknya segera ganti ban standar, atau beli ban dengan kembangan yang masih tebal.

2. Sepatbor belakang variasi. Menurut Henrik aksesoris tersebut membahayakan untuk pengendara di belakang.

“Sepatbor aksesori yang hanya mengutamakan penampilan biasanya tidak mempertimbangkan cipratan air dari ban, sehingga mengenai pengendara di belakang. Efeknya menganggu pandangan dan konsentrasi mereka,” kata Henrik.

3. Pijakan kaki dan handel setang dari logam. Pemasangan aksesori ini hanya membuat gaya gesek menjadi sangat kecil. Kaki akan mudah terpeleset saat kena air hujan, atau tangan tidak bisa mencengkeram handel gas dengan maksimal.

4. Boks CVT (untuk skutik) modifikasi. Banyak yang menawarkan pemasangan aksesori aneh seperti selang pernafasan atau melubangi boks agar lebih dingin dan sebagainya. Tapi area ini seharusnya menjadi area yang kering. CVT akan mudah selip saat tergenang.

5. Lampu warna putih. Pengguna lampu ini memang terang saat kering. Tetapi saat hujan lebat, lampu paling terang dan gampang dilihat justru warna kuning atau kekuningan (standar).

6. Suspensi kaku (direndahkan). Saat ada genangan, kita tidak pernah tau apakah ada lubang atau tidak. “Suspensi yang tidak standar berpotensi merusak bodi saat menghajar lubang yang terlihat karena genangan,” ucap Henrik.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Aksesori Motor yang Wajib Dihindari Biker Saat Musim Hujan", Klik untuk baca: https://otomotif.kompas.com/read/2021/02/25/170100115/aksesori-motor-yang-wajib-dihindari-biker-saat-musim-hujan.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm