Ilmuwan di balik vaksin Oxford-AstraZeneca, Prof Dame Sarah Gilbert bersama boneka Barbie dirinya yang dibuat oleh Mattel  Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sarah Gilbert, Ilmuwan Penemu AstraZeneca, Jadi Model Boneka Barbie", Klik untuk baca: https://lifestyle.kompas.com/read/2021/08/04/190647320/sarah-gilbert-ilmuwan-penemu-astrazeneca-jadi-model-boneka-barbie.
Ilmuwan di balik vaksin Oxford-AstraZeneca, Prof Dame Sarah Gilbert bersama boneka Barbie dirinya yang dibuat oleh Mattel Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sarah Gilbert, Ilmuwan Penemu AstraZeneca, Jadi Model Boneka Barbie", Klik untuk baca: https://lifestyle.kompas.com/read/2021/08/04/190647320/sarah-gilbert-ilmuwan-penemu-astrazeneca-jadi-model-boneka-barbie. ( PA MEDIA VIA BBC)

Sosok Wanita Penemu Vaksin AstraZeneca Dijadikan Karakter Barbie

10 Agustus 2021 13:30 WIB

SonoraBangka.id- Ada sosok perempuan yang menjadi tokoh penting di balik lahirnya vaksin Covid-19 AstraZeneca.

Ya, Ia adalah Dame Sarah Gilbert, seorang profesor vaksinologi di Universitas Oxford.

Ia memimpin sejumlah program pengembangan vaksin untuk melawan berbagai patogen virus yang muncul.

Sarah Gilbert lahir di Kettering, Northamptonshire, Inggris, pada April 1962.

Ia merampungkan studi ilmu biologi dari University of East Anglia (UEA) pada 1983.

Setelah itu, dia menyelesaikan studi doktoralnya di Universitas Hull di mana dia menyelidiki genetika dan biokimia dari Rhodosporidium toruloides.

Sarah lulus dengan gelar PhD pada 1986.

Sarah Gilbert berhasil menyelesaikan berbagai tugas keilmuannya meski telah memiliki bayi kembar tiga.

Ia melahirkan bayi kembar tiga pada 1998 yang sekarang mengikuti jejak ibu mereka dengan belajar biokimia di universitas.

Ketangguhan Sarah Gilbert ini juga yang membuat semakin menginspirasi banyak perempuan.

Mattel, perusahaan yang memproduksi Barbie memasukkan karakter Barbie Sarah Gilbert dalam koleksi 'Role Model'.

Barbie ini mengenakan kemeja putih dan blazer warna biru gelap.

Rambut Barbie tersebut disesuaikan dengan warna rambut Sarah yaitu kecoklatan.

Sarah Gilbert memilih organisasi non-profit WISE (Women in Science and Engineering) untuk menerima penjualan dari Barbie tersebut.

Dana ini akan digunakan untuk mendukung perempuan dalam berkarier di bidang ilmu pengetahuan.

"Saya berharap ini bisa menormalkan pekerjaan perempuan di bidang ilmu pengetahuan," ujar Sarah, dilansir Antara dari Reuters.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm