Ilustrasi tanaman hias Aglonema Roxy Pink.
Ilustrasi tanaman hias Aglonema Roxy Pink. ( SHUTTERSTOCK/K ABEJUELA)

Rahasianya Ada di Racikan Pupuk Ini,Aglonema Bisa Tumbuh Subur Meski Tak Sering Ganti Media Tanam

4 September 2021 08:23 WIB

BANGKASONORA.ID - Media tanam adalah faktor penting yang bisa menentukan kesuburan tanaman, termasuk aglonema.

Bagi teman-teman yang sudah menanam aglonema pasti tahu kalau media tanam harus rutin diganti.

Hal itu karena aglonema membutuhkan nutrisi dari media tanam agar bisa tumbuh sumbur. Media tanam yang baik juga membuat aglonema tidak mudah terserang penyakit.

Ternyata ada cara mudah bagi teman-teman yang tidak ingin terlalu sering mengganti media tanam aglonema, lo.

Dilansir dari Kompas.com, inilah cara meracik pupuk untuk media tanam aglonema. Yuk, simak!

Bahan-Bahan:

- Pupuk kandang atau kotoran ayam yang sudah jadi tanah (jumlahnya kira-kira sekepal tangan)

- Air sekitar 250 ml (air sumur biasa)

- Air cucian beras yang baru sekitar 150 ml

- Pupuk daun gandasil D

Cara Meracik Pupuk untuk Media Tanam Aglonema

Hal pertama yang harus kita lakukan adalah mencampurkan pupuk kandang atau kotoran ayam yang sudah menjadi tanah dengan air.

Campur bahan-bahan itu ke dalam wadah atau bisa juga langsung pada botol penyiraman. Setelah dicampur, aduk sampai pupuk kandang larut dengan air.

Langkah selanjutnya, kita bisa menambahkan air cucian beras pada ke dalam wadah tadi. Kemudian aduk lagi sampai semua tercampur.

Terakhir, kita hanya perlu memasukkan pupuk daun gandasil D sekitar 2-3 gram ke dalam larutan pupuk kandang dan air cucian beras.

Aduk-aduk kembali agar semua bahan bisa larut merata.

Cara Mengaplikasikan Racikan Pupuk

Setelah larutan pupuk yang terbuat dari pupuk kandang, air cucian beras, dan pupuk daun gandasil D selesai dibuat, kita bisa mengaplikasikannya ke media tanam aglonema.

Saat menyiramkan larutan pupuk ke media tanam, usahakan untuk tidak mengenai tanaman aglonema, terutama daunnya.

 

Siram larutan pupuk secukupnya ke media tanam aglonema.

Lakukan pemberian larutan pupuk ini secara rutin, kira-kira dua minggu sekali. Dengan begitu media tanam aglonema bisa bertahan hingga enam bulan.

Hal yang Harus Diperhatikan saat Menyiram Aglonema

1. Paparan cahaya

Sebagian besar jenis aglonema akan bertahan dalam tingkat paparan cahaya yang berbeda.

Aglonema bisa berkembang dengan baik di bawah sinar matahari tidak langsung yang cerah. Namun, mereka juga bisa bertahan dalam kondisi cahaya rendah.

Aglonema yang ditempatkan di lingkungan yang kurang cahaya akan memiliki warna dedaunan yang lebih hijau.

Tanaman seperti itu membutuhkan lebih sedikit penyiraman jika dibandingkan dengan yang terkena paparan sinar matahari tidak langsung yang tinggi.

2. Lokasi Penempatan Aglonema

Lingkungan luar ruangan berbeda dengan lingkungan dalam ruangan.

Ketika aglonema tumbuh di luar ruangan ia akan mengonsumsi lebih banyak air. Hal itu karena tingkat penguapan yang lebih tinggi dan aliran udara yang lebih tinggi.

Jadi, jika kamu menanam aglonema di dalam ruangan harus disiram lebih jarang daripada yang di luar ruangan.

3. Tingkat kelembapan

Aglonema merupakan tanaman yang berasal dari hutan hujan. Oleh karena itu mereka menyukai iklim yang lembap.

Menempatkannya di kamar mandi akan sangat bagus. Hal itu karena kamar mandi biasanya punya tingkat kelembapan yang tinggi.

Perlu diingat, semakin lembap cuaca, maka aglonema semakin sedikit membutuhkan air.

(Penulis: Abdul Haris Maulana, Sarah Nafisah)

----

Artikel ini sudah tayang di bobo

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm