Dua warga melintas di dekat pernak-pernik PON Papua di kawasan Pasar Lama Timika, Kabupaten Mimika, Papua, Selasa (28/9/2021). Berbagai pernak-pernik PON Papua terpasang di sejumlah titik di Timika untuk memeriahkan pagelaran olah raga nasional empat tahunan tersebut. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/tom.
Dua warga melintas di dekat pernak-pernik PON Papua di kawasan Pasar Lama Timika, Kabupaten Mimika, Papua, Selasa (28/9/2021). Berbagai pernak-pernik PON Papua terpasang di sejumlah titik di Timika untuk memeriahkan pagelaran olah raga nasional empat tahunan tersebut. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/tom. ( ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA)

Kemenpora Sebut Jika PON XX Papua Bukan Hanya Ajang Prestasi Tapi Juga Silaturahmi

2 Oktober 2021 15:37 WIB

SONORABANGKA.ID - Asrorun Ni'am Sholeh Deputi Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga menyebutkan, Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua bukan hanya ajang beradu prestasi saja  tetapi juga silaturahmi.

Asrorun menuturkan, di satu sisi PON memang menjadi ajang yang mengedepankan kompetisi, sportivitas, serta optmalisasi kemampuan para atlet.

"Tetapi di luar kompetisi juga ada silaturahmi, ada komitmen untuk menyatukan kita sebagai satu bangsa di tengah keragaman asal usul, di tengah keragaman bahasa, keragaman suku, kita berkumpul dan Papua menjadi tuan rumahnya," ucap Asrorun dalam diskusi yang ditayangkan akun YouTube MNC Trijaya, Sabtu (2/10/2021).

Menurut Asrorun, ajang olahraga empat tahunan itu pun dapat menjadi momentum integrasi nasional serta menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan masyarakat Indonesia.

"Yang merupakan soft skill yang perlu diiternalisasi menjadi bagian terpisahkan khazanah kekayaan yang harus dijaga di dalam kerangka pembangunan pemuda masyarakat Indonesia," tambah dia.

Di samping itu, Asrorun mengaku optimistis bila penyelenggaraan PON di Papua dapat menggerakkan roda perekonomian di luar sektor pertambangan yang lekat dengan Papua selama ini.

Dikarenakan, dengan adanya PON, anak-anak muda memperoleh kesempatan untuk menunjukkan dan memasarkan hasil kreativitas mereka yang bakal berdampak secara ekonomi bagi masyarakat Papua maupun masyarakat Indonesia secara umum.

"Dengan adanya PON ini bisa disampaikan kepada publik bahwa ada khazanah kekayaan ekonomi sektor nontambang yang bisa dioptimalkan dan juga dikenalkan, dan di situlah peran anak-anak muda dengan kreativitas dan inovasinya,"lanjut Asrorun.

PON XX di Papua ini akan berlangsung sejak 2-15 Oktober 2021  mendatang diikuti oleh sekitar 7.000 orang atlet dari 34 provinsi yang akan memperebutkan 2.239 medali dari 681 nomor pertandingan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kemenpora: PON XX Papua Bukan Hanya Ajang Prestasi tetapi juga Silaturahmi", Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2021/10/02/11530941/kemenpora-pon-xx-papua-bukan-hanya-ajang-prestasi-tetapi-juga-silaturahmi.

Sumberkompas
KOMENTAR
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm