Tim Gabungan gencar mengimbau masyarakat Kota Pangkalpinang agar mematuhi protokol kesehatan Covid-19 saat berada di tempat keramaian termasuk di kafe-kafe Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung, Minggu (11/9/2021) malam
Tim Gabungan gencar mengimbau masyarakat Kota Pangkalpinang agar mematuhi protokol kesehatan Covid-19 saat berada di tempat keramaian termasuk di kafe-kafe Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung, Minggu (11/9/2021) malam ( Bangkapos.com/Yuranda )

Kasus Covid-19 Bangka Belitung Mulai Melandai Bukan Artinya Masyarakat Abai

22 Oktober 2021 15:27 WIB

SONORABANGKA.ID - Saat ini kasus Covid-19 di Bangka Belitung terus melandai. Pada Kamis 21 Oktober 2021 kemarin tercatat hanya bertambah 6 kasus terkonfirmasi positif.

Jumlah ini jauh menurun dibanding pada bulan-bulan sebelumnya yang telah mencapai puluhan bahkan ratusan orang per hari.

Penurunan jumlah kasus Covid-19 ini seiring upaya pemerintah dan instansi terkait menggenjot vaksinasi dan pengetatan aktivitas masyarakat melalui PPKM.

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka Belitung mencatat pada Kamis (21/10/2021) total warga terinfeksi Covid-19 di Bangka Belitung sebanyak 51.874 orang, bertambah dibanding sehari sebelumnya yakni sebanyak 51.868 orang.

Dari total 51.874 orang positif Covid-19 sejak awal pandemi masuk Bangka Belitung tersebut, jumlah orang yang dinyatakan sembuh sebanyak 50.192, dan jumlah kasus meninggal dunia 1.432 orang. Sisanya masih menjalani isolasi di tempat karantina yang telah disediakan pemerintah maupun isolasi mandiri di rumah.

Walaupun angka kasus Covid-19 di Bangka Belitung terus melandai, namun Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka Belitung mengimbau masyarakat tetap harus disiplin menjalankan protokol kesehatan.

"Oleh sebab itu, kami tak bosan-bosannya terus mengajak kita semua untuk membiasakan Protokol Kesehatan 6M dalam kehidupan kita sehari-hari," ujar Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka BelitungAndi Budi Prayitno kepada Bangkapos.com, Kamis (21/10/2021).

Protokol kesehatan 6M meliputi Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir/hand sanitizer, Mengurangi mobilitas, Menghindari kerumunan, dan Menghindari makan bersama.

Prokes ini Andi Budi katakan, sebagai bagian dari tanggung jawab dan kesadaran kolektif agar pandemi Covid-19 ini bisa terkendali dan segera berakhir.

"Jangan abai, apalagi menyepelekan Covid-19 karena sudah banyak korban terpapar, yang sembuh dan kembali sehat pun juga banyak, namun tidak sedikit yang kemudian tak tertolong dan berujung kepada kematian/meninggal dunia," kata Andi Budi Prayitno.

Sumberbangka pos
KOMENTAR
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm