2. Menimbulkan bau tidak sedap
Pakaian yang dipakai selama beberapa kali tentu sudah terkontaminasi dengan debu, polusi, dan bahkan bakteri.
Selain itu pakaian yang dipakai berulang kali juga sudah bersentuhan dengan aroma yang kurang segar, seperti keringat ketiak.
Kuman dan bakteri menyukai keringat, kombinasi keduanya menyebabkan bau badan yang tidak sedap.
3. Terkontaminasi bakteri dari orang lain
Semua orang punya bakteri di kulit, dan sebagian besar kuman yang ada di pakaian kita berasal dari tubuh kita sendiri.
Namun jika beraktivitas di luar ruangan, terutama di tempat ramai, tentu kita bertemu dengan orang lain dan melakukan kontak fisik.
Hal ini bisa saja menyebabkan perpindahan bakteri dari orang lain ke pakaian kita. Jika dibiarkan, pada sebagian orang hal ini bisa menyebabkan infeksi dan masalah kulit.
4. Menimbulkan ruam dan gatal
Jika Kawan Puan pernah merasakan ruam gatal pada kulit, maka ini menjadi salah satu pertanda bahwa kamu alergi terhadap debu dan polusi.
Pakaian bersentuhan erat dengan kulit, dan jika pakaian kotor bergesekan dengan kulit, maka minyak dan bakteri yang terperangkap di kain dapat menyebabkan iritasi kulit.
Meski jenis serat apa pun bisa mengiritasi kulit, pakaian yang terbuat dari bahan sintetis terasa lebih kasar di kulit karena tidak bernapas seperti serat alami.
Sehingga berbagai masalah ini pun bisa memicu rasa gatal bahkan ruam di kulit.
Jadi untuk menghindari beberapa masalah di atas, maka disarankan untuk tidak menggunakan pakaian yang sama berulang kali.
Apalagi jika sudah dipakai ke luar ruangan, karena baju sudah terkontaminasi debu dan bakteri.
Sebab, ini dapat menimbulkan berbagai masalah kulit dan kesehatan.
So Stay healthy, Kawan Puan.