KKN di Desa Penari
KKN di Desa Penari ( KOMPAS.com/Ady Prawira Riandi)

Manoj Punjabi Puas Bisa Kalahkan Dominasi Marvel Studios lewat KKN di Desa Penari

13 Mei 2022 21:23 WIB

SonoraBangka.ID - Produser Manoj Punjabi puas bisa mengalahkan dominasi Marvel Studios lewat film terbarunya, KKN di Desa Penari.

Sejak awal, Manoj Punjabi memang gusar ketika eksebitor film di Indonesia memberikan jatah layar lebih besar kepada film asing dibandingkan film lokalnya.

Ketika akhirnya KKN di Desa Penari sukses meraih 4,6 juta penonton di tengah gempuran Doctor Strange in the Multiverse of Madness, Manoj Punjabi pun senang bukan kepalang.

"Kalau saya bukan mau saingan sama film lokal lain, gimana saya bisa bersaing dengan film asing?" kata Manoj saat dihubungi Kompas.com, Jumat (13/5/2022).

"Saya selalu objektifnya mau menang dari asing, bukan happy menang 5 juta dari film lokal," sambungnya.

Kemenangan KKN di Desa Penari atas Doctor Strange in the Multiverse of Madness juga diapresiasi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Saat bertemu langsung dengan Manoj Punjabi, Sandi mengucapkan selamat atas pencapaian gemilang yang dihasilkan filmnya.

"Jadi Sandi ini sangat apresiasi, sangat mendukung dan Sandi berharap layar film ini benar-benar lebih istimewa," kata Manoj.

Manoj Punjabi bahkan percaya KKN di Desa Penari bisa mencapai angka 6 juta penonton jika layar bioskop tak dibagikan lebih besar kepada Doctor Strange pada pekan awal di bulan Mei.

Film KKN di Desa Penari sendiri baru saja dinobatkan sebagai film horor Indonesia terlaris sepanjang masa dengan angka 4,6 juta penonton.

Film dari MD Pictures ini berhasil menggeser posisi Pengabdi Setan yang sukses membukukan 4,2 juta penonton.

KKN di Desa Penari bahkan masih berpeluang untuk menambah jumlah penontonnya jelang libur panjang akhir pekan ini.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

SumberKOMPAS.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm