CEO SpaceX Elon Musk menyambut Jokowi di Gedung Stargate SpaceX. Keduanya melakukan pertemuan sebelum mengunjungi fasilitas SpaceX.
CEO SpaceX Elon Musk menyambut Jokowi di Gedung Stargate SpaceX. Keduanya melakukan pertemuan sebelum mengunjungi fasilitas SpaceX. ( (BIRO SETPRES via VOA INDONESIA))

Elon Musk Minta Pegawai Tesla Pilih "Ngantor" 40 Jam Seminggu atau "Resign"

4 Juni 2022 06:22 WIB

Tanpa mengonfirmasi kebenaran sumber e-mail tersebut, Musk hanya membalas dengan cuitan "mereka harus berpura-pura bekerja di tempat lain".

Bila berkaca dari isi memo sebelumnya, balasan twit Musk itu seperti mengindikasikan bahwa Musk tidak mengakui pegawai Tesla yang tidak bekerja di kantor, dan menyuruh pegawai yang tak ingin masuk kantor untuk kerja di tempat lain.

Tak ngantor dianggap resign

Selain kepada staf eksekutif, Musk juga mengirimkan e-mail yang mirip kepada seluruh pegawai Tesla dan SpaceX pada hari Selasa yang sama.

Namun, judul e-mail diganti menjadi "to be very clear" (untuk lebih dipahami). Isinya, Musk merinci bahwa pegawai harus masuk "kantor" dimana kolega mereka berada.

"Jika Anda tidak muncul, kami akan menganggap Anda telah mengundurkan diri," tulis Musk.

Dalam e-mail ke pegawai, Elon Musk turut menyebutkan bahwa semakin senior seorang pegawai, seharusnya semakin sering ia terlihat kehadirannya di kantor.

Menurut Musk, suatu produk yang bermanfaat tidak akan bisa dibangun hanya dengan melakukan panggilan telekonferensi, misalnya. Itulah mengapa, Musk ingin pegawainya masuk ke kantor.

Berikut isi lanjutan memo Elon Musk untuk pegawai Tesla, sebagaimana dihimpun dari ArsTechnica, Jumat (3/6/2022):

"Itulah sebabnya saya sering tinggal di pabrik, sehingga mereka yang ada di kantor juga dapat melihat saya bekerja bersama mereka. Jika saya tidak melakukan itu, Tesla sudah bangkrut sejak lama.

Tentu saja ada perusahaan yang tidak perlu kerja dari kantor, tetapi kapan terakhir kali mereka membuat produk baru yang bagus? Sudah lama.

Tesla telah dan akan menciptakan produk yang benar-benar paling menarik dan bermakna dibanding perusahaan mana pun di Bumi. (Tapi) ini tidak akan terjadi dengan hanya menelepon (mengacu pada kerja remote yang mengandalkan telepon untuk berkoordinasi).

Terima kasih, Elon."

Menurut laporan outlet media The New York Times, Musk menggunakan template e-mail serupa, ketika mengirim memo ke pegawai di perusahaan roket miliknya, SpaceX. Hanya saja, kata "Tesla" dalam e-mail kepada pegawai SpaceX diganti dengan kata "SpaceX".

Pada tahun 2021, Tesla sendiri dilaporkan memiliki lebih dari 99.000 karyawan. Musk baru-baru ini mengatakan bahwa SpaceX memiliki sekitar 12.000 karyawan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Elon Musk Minta Pegawai Tesla Pilih "Ngantor" 40 Jam Seminggu atau "Resign"", Klik untuk baca: https://tekno.kompas.com/read/2022/06/03/12020017/elon-musk-minta-pegawai-tesla-pilih-ngantor-40-jam-seminggu-atau-resign-?page=all#page2.

SumberKOMPAS.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm