Kepala Deputi Bidang Pengembangan Kepemudaan Kementerian Kepemudaan dan Olahraga RI, Dr KH M Asrorun Niam Sholeh menutup kegiatan Pekan Olahraga Daerah (POPDA) ke-14 Kabupaten Bangka Tahun 2022 di Stadion Bina Satria Sungailiat, Jumat (17/06/2022).
Kepala Deputi Bidang Pengembangan Kepemudaan Kementerian Kepemudaan dan Olahraga RI, Dr KH M Asrorun Niam Sholeh menutup kegiatan Pekan Olahraga Daerah (POPDA) ke-14 Kabupaten Bangka Tahun 2022 di Stadion Bina Satria Sungailiat, Jumat (17/06/2022). ( (Bangkapos.com/Edwardi) )

POPDA ke-14 Kabupaten Bangka Sudah Ditutup, Juara Umum Diraih Sungailiat

17 Juni 2022 16:51 WIB

SONORABANGKA.ID - Kepala Deputi Bidang Pengembangan Kepemudaan Kementerian Kepemudaan dan Olahraga RI, Dr KH M Asrorun Niam Sholeh sudah menutup kegiatan Pekan Olahraga Daerah (POPDA) ke-14 Kabupaten Bangka Tahun 2022 di Stadion Bina Satria Sungailiat, Jumat (17/06/2022).

Pada kegiatan ini didampingi Bupati Bangka Mulkan, Sekda Bangka Andi Hudirman, para pejabat dan kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangka, Ketua PKK Kabupaten Bangka Yusmiati Mulkan dan tamu undangan lainnya.


Bupati Bangka Mulkan juga memberikan tambahan bonus dan pengalungan medali untuk juara 1 cabang sepakbola yang dimenangkan Kecamatan Merawang.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka, Rozali Romkad menyebutkan kegiatan POPDA ke-14  mempertandingkan 8 cabang olahraga, yaitu  bola basket, bola voli, bulutangkis, pencak silat, sepakbola, sepak takraw, tenis lapangan dan tinju.


"Untuk tinju tidak dilaksanakan pertandingan namun kita akan mengirimkan atlet tinju untuk ikut POPDA Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," ujar  Rozali.


Diungkapkannya, pada ajang POPDA ke-14 ini Kecamatan Sungailiat berhasil menjadi juara umum dengan memperoleh 14 emas, 8 perak dan 5 perunggu.


"Sedangkan juara kedua Kecamatan Riau Silip dan ketiga Kecamatan Mendo Barat,"kata Rozali.


Kepala Deputi Bidang Pengembangan Kepemudaan Kementerian Kepemudaan dan Olahraga RI, Dr KH M Asrorun Niam Sholeh mengucapkan rasa syukur dan berbahagia karena kita masih diberikan kesempatan dan kesehatan, serta kebugaran untuk melaksanakan sunatullah, yaitu bergerak.

 "Kita bergerak karena hidup dan bergerak adalah energi positif untuk menerjemahkan salah satu fitrah kemanusiaan yaitu mobilitas atau bergerak dari kondisi buruk menjadi baik, bergerak dari kondisi baik menjadi lebih baik,"ujar  Niam.

Dan tentunya itu bagian dari rasa syukur kepada Allah SWT yang telah mengkaruniakan kesehatan fisik kepada kita, sehingga tugas kita merawat dan meningkatkan kebugaran.

Sumberbangka pos
KOMENTAR
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm