Lupa dapat mengurangi beban pada otak manusia
Lupa dapat mengurangi beban pada otak manusia ( rawpixel.com/freepik)

Bagaimana Kondisi Otak Manusia saat Mengalami Lupa? Cari Tahu Disini

7 Mei 2023 19:41 WIB

SonoraBangka.id - Dilansir dari Science Alert, lupa dapat disebabkan oleh mekanisme keamanan otak sedang memastikan bahwa kita tidak kelebihan informasi. 

Tentunya semua orang pasti pernah mengalami lupa sebagai tanda otak sedang kehilangan memori atau ingatan. 

Jadi, seseorang yang mengalami lupa sebenarnya menandakan bahwa otak orang tersebut sehat. 

Nah, kali ini kita akan belajar tentang apa yang terjadi pada otak manusia saat mengalami lupa? Yuk, simak!

Manfaat Lupa untuk Otak

Menurut penelitian dari Universitas Toronto di Kanada, memori tidak hanya berguna untuk mengirimkan informasi yang akurat. 

Justru informasi yang paling berguna yang akan membantu kita di masa depan. 

Lupa terhadap suatu hal dapat membantu otak kita menyesuaikan diri dengan situasi baru. 

Maka, memori-memori yang tidak penting dapat tersingkirkan dari otak dan digantikan dengan informasi dan memori yang baru. 

Menurut peneliti bernama Blake Richards, melupakan sesuaitu yang tidak penting membantu otak memutuskan sesuatu yang lain. 

Saat kita lupa, terjadi pelemahan yang disengaja koneksi sinaptik antarneuron yang berperan membantu mengkodekan ingatan. 

Kemudian, neuron baru menimpa ingatan yang ada supaya ingatan tersebut lebih sulit diakses. 

Otak membuat manusia melupakan sesuatu agar dapat menyesuaikan diri dengan situasi baru dan melepaskan kenangan yang tidak dibutuhkan.

Selain itu, otak membuat mekanisme lupa untuk membuat peristiwa masa lalu sebagai hal yang biasa. 

Para peneliti berpendapat, semakin cepat perubahan terjadi di sekitar kita, maka semakin cepat juga kita melupakan sesuatu. 

Otak Lebih Cerdas

Tingkat kelupaan tertentu sebenarnya juga dapat membuat otak menjadi lebih cerdas. Lupa juga dapat mengurangi beban pada otak manusia

Pada beberapa kasus traumatis, sengaja melupakan kejadian buruk di masa lalu dapat meningkatkan aktivasi memori otak.  

Ini berguna untuk pengobatan pada pasien-pasien yang mengalami trauma berat hingga ketakutan berlebih. 

Terlebih, otak manusia sangat mudah menerima informasi baru, sehingga selalu mudah untuk belajar. 

Neuron di otak kita akan fokus menyalurkan sinyal dan pesan baru di sepanjang jalur neuron. 

Ketika neuron melakukan hal itu, terbentuklah koneksi baru di otak yang mengubah struktur otak kita setiap kali belajar. 

Di dalam otak manusia, terdapat sekitar 100.000.000.000 atau 100 miliar neuron.

Dengan jumlah tersebut, informasi di sinyal saraf dapat bergerak dengan kecepatan 400 kilometer per jam!

Dengan peran yang sangat penting, otak manusia akan selalu aktif baik ketika kita sedang beraktivitas maupun saat tidur. 

Ketika salah satu bagian otak sedang aktif, maka aliran darah akan bergerak lebih cepat ke arah bagian tersebut.

Faktanya, sebanyak 20 persen darah di dalam tubuh dialirkan ke otak dari jantung. 

Sebab, darah membawa oksigen yang dibutuhkan setiap bagian otak untuk bisa beroperasi dan melakukan tugasnya. 

Nah, semoga bisa menambah wawasan kita ya!

Artikel ini telah terbit di https://bobo.grid.id/read/083498314/baru-tahu-ternyata-begini-kondisi-otak-manusia-saat-mengalami-lupa?page=all

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm