tes Dyno untuk mengukur kecepatan motor listrik konversi(Kompas.com/Daafa Alhaqqy)
tes Dyno untuk mengukur kecepatan motor listrik konversi(Kompas.com/Daafa Alhaqqy) ( KOMPAS.COM)

Motor Listrik Makin Bertambah, Bengkel Konversi Mengaku Tidak Khawatir

1 Oktober 2023 18:33 WIB

SONORABANGKA.ID - Adalah Jumlah pengguna sepeda motor listrik semakin meningkat, efek dari dibebaskannya aturan subsidi Rp 7 juta pada akhir Agustus 2023, yang kini berlaku untuk semua masyarakat pemilik KTP.

Bertambahnya populasi motor listrik baru keluaran pabrik, nampaknya bisa menurunkan minat konsumen terhadap motor listrik konversi, sebuah konsep yang pada mulanya digagas oleh Kementerian ESDM dan Kementerian Perhubungan.

Kendati demikian, beberapa bengkel konversi mengaku tidak khawatir dengan situasi ini. Justru sebaliknya, bertambahnya motor listrik diperkirakan bakal mengkatrol minat masyarakat terhadap motor konversi.

Satu komentar disampaikan oleh pihak SOI Saikono, bengkel spesialis konversi motor listrik buatan Dharma Group, perusahaan yang juga memproduksi baterai dan dinamo BLDC.

Rifqi Sentosa, RnD Design and Engine Officer Dharma Group menjelaskan, ada beberapa keunggulan dari motor konversi yang tidak dijumpai pada motor listrik pabrikan.

Satu keunggulan yang dimaksud misalnya pada kualitas rangka dan bodi yang sangat baik, menimbang motor yang digunakan untuk konversi adalah merek Jepang.

“Motor listrik baru kebanyakan buatan China, yang kalau diadu dengan motor merek Jepang, kualitas rangkanya pasti menang Jepang. Panel bodinya juga lebih kokoh dan modelnya bagus,” ujarnya kepada Kompas.com di Bogor, pekan lalu.

Komentar lain juga disampaikan oleh Nanang Setiawan, Kepala Bengkel Spesialis Konversi Bintang Racing Team Merry Garage (BRT MG) Tangerang. Dia mengaku usahanya justru semakin lancar setelah populasi motor listrik meningkat.

Pasalnya, semakin sering dijumpai pengguna motor listrik yang melakukan servis rutin atau pemeriksaan komponen di bengkel miliknya.

“Bengkel khusus motor listrik kan belum banyak, tapi kita (bengkel konversi) juga menyediakan. Jadi sering didatangin orang juga,” ucapnya kepada Kompas.com di Tangerang.

Nanang optimistis kalau popularitas motor listrik konversi bakal meningkat, meskipun mungkin prosesnya sedikit lambat.

“Yang penting sekarang orang-orang udah pada tau soal motor listrik. Nanti juga orderan (konversi) juga pasto bertambah, aturannya kan juga sudah ada,” kata dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Motor Listrik Makin Banyak, Bengkel Konversi Mengaku Tidak Khawatir", Klik untuk baca: https://otomotif.kompas.com/read/2023/10/01/150100615/motor-listrik-makin-banyak-bengkel-konversi-mengaku-tidak-khawatir.

SumberKOMPAS.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm