Ilustrasi kendaraan listrik.((Dok. Shutterstock/ BigPixel Photo))
Ilustrasi kendaraan listrik.((Dok. Shutterstock/ BigPixel Photo)) ( KOMPAS.COM)

RI dan Korsel Sepakat Untuk Kembangkan Industri Kendaraan Listrik

11 Oktober 2023 17:51 WIB

SONORABANGKA.ID - Adalah Indonesia melalui Perkumpulan Industri Kecil Menengah Komponen Otomotif Indonesia (PIKKO) sepakat berkerja sama dengan Pemerintah Korea Selatan (Korsel), yang diwakili Provinsi Busan atau Busan Economic Promotion Agency (BEPA).

Kerja sama ini, untuk meneliti dan mengembangkan industri kendaraan listrik dengan melibatkan kedalaman industrinya. Sehingga, dalam proses transisi ke era kendaraan listrik keterlibatan Usaha Kecil Menengah (UKM) bisa terlibat lebih dalam dan berkembang.

"Saya berharap komitmen BEPA yang menjadi organisasi pemerintah nonprofit di bawah naungan Pemerintah Daerah Provinsi Busan, sebagai bagian komersial di bawah naungan Kedutaan Besar Republik Korea, bisa berkontribusi signifikan terutama dalam mendukung industri kendaraan listrik di Tanah Air," kata Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki dalam keterangannya, Selasa (10/10/2023).

Teten menjelaskan, Korsel menjadi negara yang maju pesat dalam perkembangan teknologi. Sehingga diyakini kerja sama tersebut menjadi motivasi Indonesia untuk dapat belajar dari mereka, bertumbuh bersama, dan go global.

Indonesia secara bertahap, sudah masuk ke dalam industri otomotif terutama pada mobil listrik. Menurut dia, ada dua kebijakan dalam pengembangan industri nasional.

Pertama, hilirisasi sumber daya alam, yakni Indonesia tak akan lagi mengekspor bahan mentah termasuk aluminium, nikel, dan lainnya.

Kedua, lanjut Teten, soal subsidi impor belanja pemerintah. Undang-undang Omnibus Law menyebut sebanyak 40 persen anggaran belanja Kementerian/Lembaga diperuntukkan untuk UMKM, yang harus mengandung konten lokal 40-100 persen.

"Ke depan, juga secara bertahap akan mengganti bahan baku fosil ke mobil berbahan listrik. Tak bisa lagi Indonesia membeli mobil di luar Indonesia, tetapi harus dibuat di sini. Kita ingin kerja sama dengan Korsel, sama-sama maju bersama go global," papar dia.

Adapun perkembangan industri otomotif nasional terus meningkat secaa signifikan. Pada 2022, sektor terkait mampu tumbuh 18 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Indonesia juga mempunyai 4,4 juta unit usaha yang mayoritas atau 99,7 persen merupakan sektor industri, salah satunya otomotif.

Selain menopang pertumbuhan ekonomi, sektor ini juga menyediakan lapangan kerja bagi 1,3 juta orang dan telah menjadi daya tarik para investor mancanegara.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "RI dan Korsel Sepakat Kembangkan Industri Kendaraan Listrik", Klik untuk baca: https://otomotif.kompas.com/read/2023/10/11/120200915/ri-dan-korsel-sepakat-kembangkan-industri-kendaraan-listrik.

SumberKOMPAS.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm