Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat ditemui di Sarinah, Jakarta, Sabtu (15/10/2023). Ia menyampaikan jika Presiden Joko Widodo berencana sambangi China untuk bahas sejumlah hal termasuk proyek Kereta Cepat yang akan dilanjut sampai Surabaya.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat ditemui di Sarinah, Jakarta, Sabtu (15/10/2023). Ia menyampaikan jika Presiden Joko Widodo berencana sambangi China untuk bahas sejumlah hal termasuk proyek Kereta Cepat yang akan dilanjut sampai Surabaya. ( KOMPAS.com)

Erick Thohir Dampingi Jokowi ke China, Teken Kerja Sama Senilai Rp 192,82 Triliun

17 Oktober 2023 10:31 WIB

SonoraBangka.ID - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMNErick Thohir mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi China untuk membahas sejumlah kerja sama bisnis dengan Negeri Tirai Bambu tersebut.

Kunjungan kerja tersebut sekaligus sebagai tugas dirinya menjabat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Marves) Ad Interim. Ia menggantikan posisi Luhut Binsar Pandjaitan untuk sementara waktu.

"Saya hadir sebagai Menko Marves Ad Interim, juga sebagai Menteri BUMN, dalam Kunjungan Kerja Presiden RI Bapak Ir. H. Joko Widodo ke Beijing, China pada 16-18 Oktober 2023," ungkapnya dalam postingan akun Instagram @erickthohir dikutip Senin (16/10/2023).

Ia mengungkapkan, salah satu agenda dari kunjungan tersebut yakni menghadiri Indonesia-China Business Forum. Pada pertemuan tersebut, Indonesia dan China menyepakati penandatanganan 11 dokumen kerja sama.

Nilai kerja sama yang diteken sebesar 12,6 miliar dollar AS atau setara Rp 192,82 triliun (asumsi kurs Rp 15.700 per dollar AS).

"Kerja sama senilai 12,6 miliar dollar AS ini terjalin antara perusahaan swasta-swasta, BUMN-swasta, maupun BUMN-BUMN," kata dia.

Erick menyebut, kerja sama tersebut terkait dengan pengembangan industri baterai listrik, energi hijau, dan teknologi kesehatan di Indonesia. Lewat kerja sama bisnis tersebut diyakini akan semakin meningkatkan lapangan kerja.

"(Kerja sama ini) agar bisa meningkatkan pembukaan lapangan pekerjaan," ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengungkapkan dirinya melakukan kunjungan kerja ke China untuk membahas sejumlah kerja sama antara kedua negara.

Ada dua agenda utama yang akan dihadiri Jokowi bertemu dengan Presiden China Xi Jinping dan mengikuti pertemuan Belt and Road Forum for International Cooperation yang ke-3.

Agenda lainnya, Jokowi juga akan melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri China Li Qiang dan Ketua Parlemen China Zhao Leji.

"Sejumlah isu  prioritas yang akan kita bahas dengan RRT (China), antara lain, peningkatan ekspor Indonesia, peningkatan investasi, dan pembangunan ketahanan pangan," ujar Jokowi dalam keterangan persnya sebelum terbang dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta ke China, Senin (16/10/2023).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Erick Thohir Dampingi Jokowi ke China, Teken Kerja Sama Senilai Rp 192,82 Triliun ", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2023/10/17/051100826/erick-thohir-dampingi-jokowi-ke-china-teken-kerja-sama-senilai-rp-192-82.

SumberKOMPAS.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm