Voucher tersebut dapat dicairkan pada Juli dan berakhir pada 31 Desember 2026.
Sebanyak 3 juta warga akan menjadi sasaran penerima bantuan paket voucher ini.
"Para lansia akan mengklaim terlebih dahulu, dan sisanya kemudian," kata Wong.
Nantinya, voucher dapat diklaim secara digital di supermarket yang berpartisipasi, pedagang, dan pedagang kaki lima di pusat kota.
Selain voucher, Pemerintah Singapura juga memberikan pemotongan pajak pendapatan pribadi sebesar 60 persen dengan batas maksimal 200 dollar Singapura atau sekitar Rp 2,4 juta.
Pemotongan pajak penghasilan pribadi ini diharapkan dapat meringankan kenaikan biaya bagi pekerja berpenghasilan menengah di Singapura.
Paket SG60 juga diberikan kepada bayi yang baru lahir tahun ini. Pemberian hadiah ini merupakan inisiatif yang pertama kali diumumkan oleh Menteri di Kantor Perdana Menteri Indranee Rajah pada November tahun lalu.
Bantuan sewa untuk kios pedagang
Dalam rangka perayaan ulang tahun ke-60, Pemerintah Singapura juga memberikan bantuan sewa satu kali sebesar 600 dollar Singapura atau sekitar Rp 7 juta kepada pusat jajanan dan pasar yang dikelola oleh pemerintah.
“Pusat jajanan dan pasar kami merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari gaya hidup kami,” kata Wong, masih dari sumber yang sama.