Selain itu, langkah ini juga dinilai mampu meningkatkan ketahanan ekonomi Indonesia.
"Freeport memproduksi 50 ton emas, dan Antam menyerap 30 ton. Dampaknya luar biasa karena mampu menghemat cadangan devisa hingga ratusan triliun dalam lima tahun," kata Erick.
Penjualan emas ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian jual beli logam emas antara Freeport dan Antam yang telah disepakati pada awal November lalu.
Melalui kerja sama ini, Antam diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan baku logam mulia, khususnya emas batangan.
Sementara itu, Direktur Utama Antam, Nico Kanter, mengungkapkan bahwa sinergi ini menjadi langkah penting dalam hilirisasi industri emas di Indonesia.
"Dengan adanya kerjasama ini tentunya membantu Antam meningkatkan sourcing bahan baku emas dari dalam negeri."
"Emas dari PT Freeport Indonesia nantinya akan diolah di Pabrik Pengolahan dan Pemurnian milik kami untuk diproses menjadi produk logam mulia Antam," katanya.
Menurut Nico, kerja sama ini akan mengoptimalkan produksi emas logam mulia Antam, terutama di tengah tingginya permintaan pasar.
Dengan kepastian pasokan bahan baku emas dalam negeri, diharapkan harga emas tetap stabil dan masyarakat dapat memperoleh produk logam mulia Antam dengan lebih mudah.
"Dengan adanya kepastian sourcing bahan baku emas dalam negeri di tengah momentum rekor tertinggi, harga emas akan memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai ketersediaan produk logam mulia Antam."
"Kami terus mengoptimalkan produksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan tentunya akan meningkatkan kinerja Antam," tambahnya.
Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, turut menegaskan bahwa insiden yang terjadi di salah satu fasilitas kompleks Smelter PTFI tidak menghambat komitmen perusahaan dalam menjalankan hilirisasi pertambangan.
Pembangunan Pabrik Pemurnian dan Pengolahan (PMR) telah rampung, dan kini PTFI berhasil memproduksi emas murni sebagai bukti keseriusan dalam hilirisasi.
“Sebagai perusahaan yang memiliki pengolahan dan pemurnian terintegrasi dalam negeri mulai hulu hingga hilir, PTFI telah mewujudkan hilirisasi tembaga dan saat ini hilirisasi emas. Dalam waktu dekat akan menyusul hilirisasi perak,” kata Tony.
Artikel ini telah terbit di https://www.kabarbumn.com/rilis-bumn/115672571/freeport-jual-emas-ke-antam-langkah-strategis-hilirisasi-untuk-ekonomi-indonesia?page=3