Find Us On Social Media :
Jembatan Jerambah Gantung (Sonorabangka.id/ Yudi Wahyono)

Ini Harapan Walikota Pangkalpinang Dengan Dibangunnya Jembatan Jerambah Gantung

Yudi Wahyono Kamis, 4 Maret 2021 | 11:23 WIB

SONORABANGKA.ID - Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) mengatakan, jembatan Jerambah Gantung ini dibangun untuk memudahkan lalu lintas barang dan jasa dari wilayah Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka.

Menurut Molen, dengan lancarnya lalu lintas barang dan orang itu dapat merangsang pertumbuhan ekonomi dikawasan tersebut hingga Kota Pangkalpinang maupun di Bangka.

"Selain itu pertumbuhan ekonomi merangsang hidupnya perekonomian dekat situ, tanah disekitar situ jadi naik, UMKM nanti akan berjalan. Lalu akses orang yang tinggal baik di Pangkalpinang maupun Kabupaten Bangka itu akan semakin banyak otomatis akan bertambah juga perputaran makan dan minum, dari segi apapun itu akan menimbulkan dampak ekonomi yang positif nantinya," tutur Molen, Rabu (3/3/2021).

Baca Juga: Warga Kampak Tangkap Dua Ekor Buaya di Sungai Kulan Pangkalpinang

Menurutnya, dengan terhubungnya Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka tentunya akan menghadirkan keuntungan bagi masing-masing daerah.

Ia bersama Bupati Bangka Mulkan sudah mendiskusikan ini jauh-jauh hari terkait jembatan tersebut.

"Kami sudah sepakat berbagi tugas untuk membangun ini, dan kedepan bukan hanya jembatan ini tapi kami akan saling bersinergi, karena tidak akan ada sebuah kota atau Kabupaten yang super power tanpa bekerjasama saling membangun," sebutnya.

Terkait beberapa masyarakat yang sudah menerima kehadiran jembatan tersebut, kata Molen kehadiran jembatan tersebut akan menjadi icon baru di Kota Pangkalpinang.

Hal ini terbukti dari beberapa masyarakat yang sedang olahraga bersepeda atau goes selalu menyempatkan untuk mengunjungi jembatan tersebut untuk mengabadikan foto.

"Alhamdulillah kalau ini sudah diterima masyarakat, nama jembatan itu memang sengaja tidak saya ganti, konsepnya pun masih tetap seperti lama tetap kita pertahankan nilai sejarahnya di situ," ungkap Molen.

"Ini untuk branding kota kita, dan ini akan menjadi icon wisata baru untuk masyarakat, sambil nyebrang melihat pemandangan, syukur-sykur ketemu buayanya juga lagi nongol. Salah satu multiplier effectnya disitu, bisa dari segi ekonomi, wisata, tapi akses kelancaran lalu lintas barang dan orang ini yang diutamakan," tambahnya.