Nah, berikut ini fakta tentang ilmu tentang gelitik yang menarik :
Apa yang menyebabkan geli ?
Reaksi berantai yang melibatkan otak dan indera peraba akan terjadi ketika kamu merasa geli.
“Pertama, ia mengaktifkan ujung saraf di kulit kita untuk reseptor rasa sakit dan sensorik yang sensitif terhadap sentuhan dan tekanan ringan," kata Walf.
Dari situlah sinyal akan keluar ke korteks somatosensori di otak, yaitu wilayah di mana otak mengidentifikasi sentuhan.
Walf mengatakan bahwa melalui struktur limbik otak, seperti anterior cingulate cortex, otak membahas bagaimana rasanya.
Kemudian otomatis otak akan memintamu tertawa secara rileks.
Tawa diproses melalui hipotalamus, saluran antara suasana hati dan respons somatik .
"Otak kecil di belakang otak dengan indahnya mengoordinasikan semua respons ini (dan semua proses sensorik dan pergerakan otak),” lanjutnya.
Pernahkhn kamu berpikir, kenapa sih kita merasa geli bahkan ketika seseorang akan menggelitik kita ?
Nah, adanya efek kejutan dan antisipasi, serta konteks ternyata menjadi penyebabnya.
"Tertawa geli itu biasanya terjadi pada seseorang yang membuatmu nyaman, bukan orang asing (yang kita tidak kenal),“ kata Walf.
Mengapa? Teorinya adalah bahwa kita mengingat perasaan menyenangkan saat digelitik oleh teman dekat dan keluarga tepat sebelum gelitikan dimulai, jelas Walf, dan itu mungkin akan segera meledak dalam tawa antisipatif.
Rasa geli yang timbul itu biasanya timbul akan kenangan indah dan suasana hati sedang baik.