Ilustrasi
Ilustrasi ( Thinkstockphotos )

Kelelahan dengan Peran sebagai Orang Tua? Coba Lakukan Ini !

7 September 2020 15:23 WIB

SonoraBangka.id - Menjadi orangtua adalah tugas mulia yang berlaku tanpa henti  dan dimulai sejak anak lahir.

Dengan tanggungjawab besar, tugas sebagai orangtua tidaklah ringan.

Naluri sebagai orangtua akan tumbuh seiring dengan lahirnya seorang anak.

Namun ternyata, ada masanya menjadi oarngtua akan merasa kelelahan dengan tugas itu.

Nah, kondisi ini perlu diantisipasi agar tak menjadi bola salju yang semakin lama semakin besar, sehingga memengaruhi kondisi anak dan orangtua itu sendiri.

Berikut ini adalah ciri-ciri kelelahan menjadi orangtua, atau yang biasa disebut parental burnout, menurut Psikolog Anak Saskhya Aulia Prima.

1. Kelelahan panjang tak hanya fisik tapi juga mental.

2. Merasa kewalahan dengan semua tugas sebagai orangtua.

3. Memiliki jarak dengan anak, dan merasa mendidik anak tidak menyenangkan lagi.

Saskhya mengatakan, orangtua bisa mulai mengatasinya dengan cara-cara sederhana, jika tanda-tanda tersebut diatas mulai terasa.

"Caranya kalau sudah gitu, kita pause dulu, minum segelas air dan atur nafas,” kata dia dalam Aqua x Raisa Moms Sharing Session “Ibu Sehat, Keluarga Sehat”, Jumat malam lalu.

Orangtua juga bisa melepaskan penat dengan melakukan hal-hal yang membuat diri merasa tenang.

Ia mengatakan bahwa  kita bisa mengatur nafas, seperti  meletakkan tangan di dada dan perut, tarik dalam-dalam dan hembuskan pelan-pelan, lanjutkan sebanyak 3-5 kali baru datang ke anak lagi.

“Ada yang suka loncat-loncat, lihat yang warna-warni dulu, atau istigfar dan bilang sabar, sabar, atau bisa juga menghitung mundur lalu tarik nafas dan buang, baru ke anaknya lagi,” kata dia.

Untuk menjaga mental tetap sehat bisa dilakukan dengan memberikan waktu untuk diri sendiri serta melakukan sesuatu yang disukai.

Seperti, menyanyi, bercocok tanam atau melukis dan menggambar, serta hal-hal lainnya. 

"Ini penting banget, kita punya waktu untuk diri sendiri itu kayak ngecharge handphone. Nah, kalau sudah ke-charge, kita sudah sehat, keluarga juga sehat,” ucap dia.

Pilihan ini dikenal dengan istilah "me time", yang juga perlu dilakukan orangtua untuk melepas stres.

Dijelaskan Saskhya bahwa kesehatan mental tak bisa dipisahkan dari kesehatan fisik.

Jadi, menjaga kesehatan fisik juga harus dilakukan agar mental juga bisa tetap sehat.

“Penting sebenarnya kalau ngomongin hidrasi juga jadi sumbernya, air yang sumbernya sehat dan bagus itu melindungi kesehatan usus yang akan berpengaruh pada kesehatan otak,” ungkap dia.

Untuk menutrisi tubuh dan menjaganya agar tetap fit , asupan makanan sehat sangat diperlukan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pahami Ciri-ciri Kelelahan Jadi Orangtua dan Cara Mengatasinya", Klik untuk baca: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/09/07/122441120/pahami-ciri-ciri-kelelahan-jadi-orangtua-dan-cara-mengatasinya?page=2.

SumberKOMPAS.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm