Bagaimana menjalankan gaya hidup zero waste? Gaya hidup zero waste sebenarnya tidak terlalu sulit untuk dijalani.
Sebagai permulaan, kita dapat memulainya dari rumah.
Contohnya, ketika membersihkan dapur, kita dapat memakai kain sebagai alat bersih-bersih daripada tisu.
Nah, dengan demikian, kita sudah mengurangi sampah tisu.
Lalu, ketika berbelanja usahakanlah berbelanja di toko yang berada di sekitar rumah daripada di supermarket besar.
Gunakanlah tas belanja yang dibawa sendiri dari rumah ketika berbelanja.
Selain mengurangi pemakaian plastik yang berbahaya bagi alam, kita juga bisa menyokong ekonomi local.
Untuk memaksimalkan hidup yang bebas limbah, ada baiknya untuk mengikuti prinsip zero waste yang terdiri dari 5R, yaitu Refuse (menolak), Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), Recycle (mendaur ulang), dan Rot (membusukkan sampah).
Prinsip 5R ini menjadi pegangan untuk membentuk gaya hidup tanpa sampah dan menggunakan sumber daya alam secara bijaksana.
Apa saja manfaat yang didapat dari zero waste?
Gaya hidup bebas limbah atau zero waste memberikan banyak manfaat baik dalam skala individu maupun masyarakat, di antaranya adalah:
1. Dapat menghemat pengeluaran
Kita akan mengurangi frekuensi berbelanja dan lebih sering membuat barang-barang sendiri, jika menerapkan zero waste.
Sebagai contoh, dibanding membeli produk pembersih kaca, kita bisa membuatnya sendiri dengan menggunakan bahan-bahan sederhana seperti cuka dan soda kue.
2. Fokus pada produk-produk yang tahan lama
Gaya hidup zero waste akan membuat fokus kita berubah dalam hal berbelanja.
Kita akan menjadi cenderung lebih memilih barang-barang yang awet dan tahan lama - baik itu urusan pakaian atau furnitur rumah tangga.
Dengan demikian, kita pun bisa semakin menghemat pengeluaran.