Ilustrasi tidur
Ilustrasi tidur ( Shutterstock)

Kenapa Kita Harus Banyak Tidur Jika Sakit ? Ternyata Ini Alasannya

7 November 2020 16:31 WIB

SonoraBangka.id - Ketika kita sakit, biasanya tubuh kita akan terasa akan lemas dan mengantuk.

Bahkan, ketika sakit, kebutuhan tidur kita juga cenderung meningkat.

Kini, para ilmuwan dari Perelman School of Medicine di University of Pennsylvania berhasil menyingkap rahasia tersebut.

Hasil temuan mereka kemudian dipublikasikan dalam jurnal Science.

Mereka menemukan sebuah gen tunggal yang meningkatkan kebutuhan tidur.

Gen ini kemudian dinamakan nemuri. Protein nemuri ini melawan kuman dengan aktivitas antimikroba yang melekat dan disekresikan oleh sel-sel otak untuk mendorong tidur nyenyak berkepanjangan setelah infeksi.

"Walaupun itu adalah anggapan umum bahwa tidur dan penyembuhan berhubungan erat, penelitian kami secara langsung menghubungkan tidur dengan sistem kekebalan tubuh," kata Amita Sehgal, penulis senior penelitian ini dikutip dari Medical Xpress, Kamis (31/01/2019).

"(Penelitian kami) memberikan penjelasan potensial tentang bagaimana keinginan tidur meningkat selama sakit," sambung profesor Neuroscience tersebut.

Melansir dari MNN, Kamis (31/01/2019), para peneliti menemukan bahwa nemuri adalah protein peningkat kekebalan tubuh.

Nah, protein ini hanya keluar dari sel otak setelah tidur panjang pasca-infeksi.

Jadi, rasa lemas dan keinginan untuk tidur itu adalah respons otak agar bisa mengeluarkan nemuri.

Hirofumi Toda, penulis pertama penelitian ini mengatakan, protein nemuri adalah pendorong asli yang menjaga kita untuk tetap dalam kondisi tidur nyenyak ketika sedang sakit.

Hasil temuan ini didapatkan peneliti setelah mengamati 12.000 baris lalat buah.

Mereka mengamati bagaimana kualitas tidur dan kelangusngan hidup lalat buah yang terinfeksi dipengaruhi oleh gen nemuri.

Lalat tanpa gen kurang dapat tidur nyanyak. Mereka juga lebih mudah mati karena infeksi dibanding lalat dengan gen nemuri.

Dalam catatan para penelliti, bahwa lalat dengan gen nemuri memiliki tingkat kemampuan bertahan hidup paling tinggi.

Para peneliti kini menyiapkan penelitian lebih lanjut terkait gen nemuri.

Sebab Lalat-lalat dengan nemuri juga tidur paling nyenyak.

Toda mengatakan, pada fase selanjutnya dari pekerjaannya, mereka berencana untuk menyelidiki mekanisme yang digunakan nemuri untuk tidur.

Jadi, saat para peneliti akan memulai kembali pekerjaannya, pastikan Anda mendapatkan cukup tidur ketika sakit.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Perlu Didebat Lagi, Ini Alasan Anda Harus Banyak Tidur Saat Sakit", Klik untuk baca: https://sains.kompas.com/read/2019/02/02/172015123/tak-perlu-didebat-lagi-ini-alasan-anda-harus-banyak-tidur-saat-sakit?page=2.

SumberKOMPAS.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm