Ilustrasi
Ilustrasi ( Kompas.com)

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Mengganti Helm Sepeda Dengan Yang Baru ?

2 Desember 2020 17:15 WIB

SonoraBangka.id - Menggunakan helm menjadi salah satu kunci keselamatan ketika bersepeda.

Apalagi jika gowes sepeda di jalan raya, maka helm sepeda adalah barang yang wajib untuk dipakai.

Fungsi helm sepeda adalah melindungi kepala kita dari cedera akibat kondisi yang tidak diinginkan, seperti terjatuh dari sepeda, tabrakan, menghantam lubang, dan sebagainya.

Nah, jika helm sepeda yang kamu miliki sudah lama disimpan di garasi dan berdebu, kamu tentu penasaran apakah helm tersebut masih berfungsi dengan baik atau tidak.

Menurut para ahli, apabila helm sepeda pernah kita pakai saat terkena kecelakaan, sebaiknya helm itu diganti dengan yang baru.

" Helm sepeda bisa saja terlihat baik-baik saja setelah kita kecelakaan, namun mungkin ada bagiannya yang mengalami kerusakan," kata Rich Handel, pemimpin proyek uji coba di Consumer Reports.

Cangkang plastik luar pada helm memang dapat kembali ke bentuk yang normal, namun ada kemungkinan busa bagian dalam sudah mengalami kerusakan yang tidak terihat secara kasat mata.

"Bila busa itu mengalami tekanan dan kerusakan, kita mengurangi tingkat keamanan pada helm yang kita miliki," sebut Handel.

"Helm itu tidak akan melindungi kepala." Produsen helm sepeda menyarankan untuk mengganti helm setiap tiga hingga lima tahun.

Namun sayangnya, tidak ada standar baku yang ditetapkan mengenai kapan waktu yang tepat untuk mengganti helm sepeda.

Consumer Product Safety Commission AS menganjurkan setiap orang untuk membeli helm sepeda baru setiap lima hingga 10 tahun sekali.

Sementara itu, The Snell Foundation, badan yang mengatur standar keselamatan tinggi untuk helm menyebutkan, helm yang dipakai dengan kondisi wajar harus diganti setiap lima tahun sekali.

Namun, jika helm tidak digunakan dan disimpan dalam kondisi baik, maka jangka waktu penggantian bisa berbeda.

Handel merekomendasikan untuk mengganti helm sepeda setelah lima tahun.

Apabila kita menyayangi helm sepeda yang sudah lama kita punya dan helm itu dalam kondisi baik, memakainya lebih lama tidak menimbulkan risiko yang signifikan.

Hal itu diungkap Randy Swart, direktur Bicycle Helmet Safety Institute.

"Helm pribadi saya jauh lebih tua dari itu," kata Swart.

Ia tidak menyangkal pentingnya membeli helm sepeda baru, yang sudah dibekali teknologi terkini untuk melindungi kepala lebih baik.

Helm sepeda, walau sudah usang, memang lebih melindungi kepala daripada tidak memakai helm sama sekali.

Namun menurut Handel, kita harus menggantinya dengan yang baru.

Secara umum, Consumer Reports merekomendasikan penggantian helm sepeda setiap lima tahun karena helm bisa rusak seiring waktu, menurut Handel.

Helm yang sering dipakai akan terkena sinar ultraviolet dari matahari, dan kita mungkin tidak sengaja meletakkan helm ke tempat yang terpapar panas sesudah kita selesai bersepeda.

 

Helm yang dipakai bersepeda akan terpapar ke lingkungan dengan tingkat panas dan kelembapan berbeda, kata Barry Miller, Ph.D., director of outreach di Helmet Lab di Virginia Tech.

Virginia Tech Helmet Lab adalah lembaga yang menguji helm untuk berbagai olahraga dan melakukan studi terkait penggunaan helm dalam mengurangi risiko cedera otak.

"Kami semua berasumsi bahwa kinerja helm mengalami penurunan dari waktu ke waktu," ucap Miller.

"Tapi alasan yang lebih penting untuk mengganti helm Anda adalah karena kemajuan teknologi."

Helm sepeda modern bisa jadi memiliki ukuran yang lebih pas dan lebih nyaman, dan dilengkapi teknologi untuk mengurangi gaya rotasi yang dapat menyebabkan gegar otak.

Amankah menggunakan helm sepeda yang sudah lama?

Menurut Swart, helm sepeda baru memang memiliki bentuk dan teknologi yang lebih modern, namun kita tidak harus mengganti helm lama jika dirawat dengan baik.

Rekomendasi itu diambil dari studi yang dilakukan oleh firma teknik MEA Forensic.

Perusahaan tersebut menguji ratusan helm dan menemukan usia helm tidak memengaruhi kinerja busa pelindung pada helm secara signifikan hingga 26 tahun.

Tetapi, fitur lain pada helm, seperti adjuster atau tali pengikat untuk mengencangkan helm, serta cangkang luar yang berbahan plastik bisa mengalami aus.

Swart mengatakan, jika warna helm memudar akibat paparan sinar matahari, ada kemungkinan hal itu menandakan kekuatan pada bagian luar helm sudah berkurang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kapan Sebaiknya Helm Sepeda Diganti dengan yang Baru?", Klik untuk baca: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/12/01/171853720/kapan-sebaiknya-helm-sepeda-diganti-dengan-yang-baru?page=3.

SumberKOMPAS.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm