Ilustrasi
Ilustrasi ( Jupiterimages )

Inilah Pengembangan "Growth Mindset" pada Anak yang Ambisius

6 Januari 2021 15:33 WIB

Ilustrasi sekolah

"Saya percaya anak-anak dengan growth mindset menjadi pemecah masalah yang kuat, tahu caranya meminta bantuan, punya kepercayaan diri, gigih dan tidak menghindar dari tantangan," kata Tasha.

Mengubah pola pikir anak

Sebagai orangtua, hindari kalimat seperti "kamu sangat pintar" kepada anak.

Sebagai gantinya, puji kerja keras yang dilakukan anak kita.

Menurut Carlin Barnes, MD dan Marketa Wills, MD, MBA, pendiri Healthy Minds MD, ada sejumlah tips yang bisa dilakukan para orangtua:
  • Tanyakan kepada anak pelajaran apa yang dia dapat dari aktivitas atau tugas.
  • Memuji usaha anak, bukan hasil.
  • Ingatkan anak bahwa kegagalan adalah bagian dari kehidupan yang membuat kita terus belajar dan tumbuh.
  • Ajarkan anak untuk menghargai pengalaman daripada berfokus pada hasil akhir.

Apabila anak sedang bersiap menghadapi suatu pertandingan (seperti sepakbola, basket, atau lomba nyanyi), orangtua dapat memuji perubahan apa yang terjadi pada anak.

"Puji detail kecil dari latihan anak seperti perubahan dalam pengendalian tubuh, atau cara ia melengkungkan tangan saat melempar bola," kata LaNail R Plummer, CEO penyedia layanan kesehatan mental.

"Memuji usaha anak memungkinkan ia mendengar kata-kata yang lebih positif, dan memahami kegembiraan sesungguhnya sedang tumbuh, bukan hanya hasil dari suatu situasi."

Memang, anak tetap dapat merasa frustasi apabila dihadapkan pada kekalahan, nilai yang buruk, atau hal lain yang membuatnya kecewa.

Oleh karenanya, Plummer menyarankan orangtua untuk berdiskusi dengan anak menggunakan analogi yang mencerminkan pengalaman hidup sang anak.

"Contohnya bisa seperti menaiki anak tangga yang curam untuk mencapai level tertinggi.

Hanya karena sebuah langkah sulit, tidak berarti orang harus terjebak di sana atau kembali ke belakang," sebut Plummer.

"Atau, Anda dapat berbicara tentang berubah menjadi superhero. Dalam setiap film superhero, karakter harus berubah untuk menjadi versi terbaik dari dirinya."

SumberKOMPAS.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm