Ilustrasi
Ilustrasi ( Kompas.com)

8 Penyebab Tidur Dengan Mata Terbuka, Termasuk Karena Penyakit

9 Februari 2021 22:21 WIB

Dokter Anda akan mengamati apa yang terjadi pada kelopak mata Anda setelah satu atau dua menit berlalu. Mereka mungkin melihat apakah kelopak mata bergerak-gerak atau sedikit terbuka dengan sendirinya.

Tes lainnya meliputi:

  •  Mengukur jarak antara kelopak mata dengan penggaris
  •  Mengukur besarnya gaya yang digunakan untuk menutup mata saat Anda berkedip
  •  Pemeriksaan slit lamp, di mana mikroskop dan cahaya terang digunakan untuk melihat  mata Anda
  • Tes noda mata fluoresens (pewarna oranye) untuk melihat apakah ada tanda-tanda kerusakan pada mata Anda

Komplikasi tidur dengan mata terbuka

Kondisi tidur dengan mata terbuka kiranya penting untuk diatasi. Pasalnya, dehidrasi mata berkepanjangan yang bisa disebabkan oleh kondisi tersebut dapat menyebabkan masalah serius, seperti:

  •  Kehilangan penglihatan
  •  Infeksi di mata
  •  Peningkatan risiko cedera atau goresan pada mata
  •  Eksposur keratopathy (kerusakan pada kornea, lapisan terluar mata)
  •  Ulkus kornea (luka terbuka di kornea)

    SumberKOMPAS.com
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm