Ilustrasi Cokelat Valentine
Ilustrasi Cokelat Valentine ( UNSPLASH/JESSICA JOHNSTON )

Cokelat Ternyata Bisa Berbahaya untuk Kesehatan Mental, Kok Bisa ?

5 Juli 2021 11:22 WIB
Konsumsi gula saat merasa cemas bisa menurunkan kemampuan tubuh untuk merespon stres dengan baik.

Gula akan membantu kita merasa lebih rileks karena menekan pusat hypothalamic pituitary adrenal (HPA) yang berfungsi mengontrol respon kita pada stres.

Peneliti di University of California melihat bahwa rasa tenang sementara yang disebabkan gula akan berdampak pada ketergantungan.

Nantinya, ketergantungan gula ini bisa berdampak pada obesitas dan penyakit kronis lainnya.

3. Gula bisa meningkatkan risiko depresi

Konsumsi gula berlebihan bisa menyebabkan ketidakseimbangan di dalam otak.

Hal ini bisa berisiko pada depresi dan untuk jangka lama bisa berakibat gangguan mental untuk sebagian orang.

Nah, akibat ini adalah dampak jangka panjang yang disebabkan oleh gula.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm