Sejumlah rumah dan kendaraan rusak akibat banjir bandang di Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur, NTT, Minggu (4/4/2021). Berdasarkan data BPBD Kabupaten Flores Timur sebanyak 23 warga meninggal dunia akibat banjir bandang yang dipicu hujan dengan intensitas tinggi pada minggu dini hari.
Sejumlah rumah dan kendaraan rusak akibat banjir bandang di Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur, NTT, Minggu (4/4/2021). Berdasarkan data BPBD Kabupaten Flores Timur sebanyak 23 warga meninggal dunia akibat banjir bandang yang dipicu hujan dengan intensitas tinggi pada minggu dini hari. ( (HUMAS BNPB) )

Banjir Bandang di Sulawesi & Kalimatan, Pemerintah Diminta Siapkan Solusi

1 September 2021 17:15 WIB

SONORABANGKA.ID - Saat ini sejumlah wilayah di Indonesia mengalami bencana banjir bandang, di antaranya yakni di Sulawesi dan Kalimantan.

Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar mendesak pemerintah beserta instansi terkait agar segera memenuhi kebutuhan pengungsi dan menyiapkan solusi jangka panjang atas bencana tersebut.

"Di daerah-daerah yang diterjang banjir bandang, kami minta pemda dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat bergerak cepat melakukan langkah-langkah sigap dengan menyediakan tempat-tempat pengungsian warga," ujar Muhaimin dalam keterangannya, Rabu (1/9/2021).


Pria yang akrab disapa Cak Imin itu mengingatkan pemerintah agar menyiapkan langkah-langkah strategis sebagai antisipasi terjadinya banjir bandang. Adapun antisipasi itu, kata dia, dikhususkan di sejumlah daerah yang rawan bencana banjir.

"Pemerintah pusat perlu melakukan evaluasi menyeluruh dan solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir bandang di sejumlah wilayah yang selama ini menjadi langganan banjir bandang," kata dia. 


Karena, menurut Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, banjir bandang hampir terjadi hampir setiap tahun.

Bencana banjir bandang, kata dia, tidak boleh dibiarkan kembali terjadi. Masyarakat di sejumlah wilayah yang rawan pun dinilai akan selalu was-was ketika hujan deras terjadi.

"Seperti di wilayah Samarinda, Kalimantan Timur itu banjir menjadi langganan setiap tahunnya," ucap Cak Imin.


Dia juga mendorong pemerintah agar memetakan permasalahan penyebab banjir di daerah-daerah tersebut.


“Kan ini bukan kejadian yang baru, ini sudah berulang-ulang, seharusnya sudah bisa dipetakan apa permasalahannya sehingga ada solusi yang permanen,” ucap dia.

Ia pun mendorong pemerintah menyiapkan berbagai program untuk menyelesaikan persoalan banjir bandang tersebut.

Salah satu usulannya,yaitu Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan sejumlah kementerian/lembaga terkait menyiapkan roadmap perbaikan infrastruktur di daerah-daerah yang kerap dilanda banjir bandang.

"Apakah perlu disiapkan gorong-gorong raksasa atau box culvert yang memadai atau bagaimana, ini Kementerian PU harus melakukan evaluasi dan mencari solusinya secara jangka panjang,” tambah Cak Imin.

Ia juga menyoroti kerugian warga yang diakibatkan karena banjir bandang di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada Senin (30/8/2021).


Puluhan rumah warga rusak berat dan sejumlah hewan ternak hanyut. Banjir itu juga membawa lumpur hingga material kayu. Warga pun kesulitan mendapat air bersih. "Pemerintah harus memastikan kebutuhan dasar warga korban banjir terpenuhi,” ucap Cak Imin.


Sebelumnya diberitakan, bahwa banjir bandang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia seperti Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat dan Kalimantan Timur akhir Agustus 2021.

Banjir bandang dan longsor diketahui telah terjadi di Kabupaten Sigi, Sulteng pada Senin.

Selain itu, banjir bandang juga terjadi di Sulawesi Barat tepatnya sejumlah desa di Kecamatan Matakali, Polewali Mandar pada Kamis (26/8/2021) malam.

Sementara di Sulawesi, banjir juga terjadi di Samarinda, Kota Balikpapan, dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur pada Minggu (29/8/2021) lalu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Banjir Bandang di Sejumlah Wilayah, Pemerintah Diminta Siapkan Solusi Jangka Panjang", Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2021/09/01/16385241/banjir-bandang-di-sejumlah-wilayah-pemerintah-diminta-siapkan-solusi-jangka?page=2.

Sumberkompas
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm