Gedung Asrama Haji Bangka Belitung yang dijadikan sebagai tempat isolasi terpusat (isoter) Covid-19 Provinsi Babel
Gedung Asrama Haji Bangka Belitung yang dijadikan sebagai tempat isolasi terpusat (isoter) Covid-19 Provinsi Babel ( Bangkapos.com/Riki Pratama )

Kasus Covid-19 Mulai Melandai, 2 Isoter Provinsi Babel Telah Ditutup

25 Oktober 2021 16:43 WIB

SONORABANGKA.ID - Kini kasus Covid-19 di Bangka Belitung (Babel) kian melandai, sehingga sejumlah tempat isolasi terpusat (isoter) mulai ditutup.

Sepertihalnya dua isoter di Pangkalpinang yaitu di Asrama Haji dan gedung BLK Tenaga Kerja Provinsi Babel ditutup sejak Minggu (24/10/2021).

“Dua tempat isolasi terpusat Asrama Haji dan BLK Tenaga kerja ditutup untuk menampung pasien positif Covid-19, karena sepi penghuni dan melandainya kasus Corona,”kata Ketua Satgas Khusus (Satgassus) Isoter Babel, Mikron Antariksa, Minggu (24/10/2021).

Seperti diketahui Isoter Asrama Haji dan BLK telah dibuka sejak Agustus 2021 lalu, waktu itu kasus aktif baru Covid-19 sedang meningkat tajam.

Mikron mengatakan, dengan ditutupnya dua tempat isoter tersebut, maka setiap daerah kabupaten dan kota juga sudah ada masing-masing tempat isoternya.

Selain alasan itu, menurut Mikron dalam waktu dekat gedung Asrama Haju juga bakal digunakan Kantor Kementerian Agama Babel, untuk persiapan pemberangkatan jemaah umrah.

"Asrma Haji ini juga mau dipakai untuk program umroh, sehingga kami mengucapkan terima kasih kepada semua masyarakat yang telah mempercayai Asrama Haji dan BLK sebgai tempat isoter, kemudian pihak-pihak lain yang telah banyak membantu,"kata Mikron yang juga Sekretaris, Percepatan, Penanganan, Satgas Covid-19 Babel ini.

Ia menyebutkan ditutupnya dua isolasi ini bersifat sementara, apabila dibutuhkan kembali dan kembali meningkatnya kasus Covid-19 akan kembali dibuka untuk menampung pasien terkonfirmasi dengan gejala ringan.

Dengan ditutupnya, isolasi terpusat ini, Mikron berkata bukan berarti Babel bebas Covid-19, tetapi harus tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan seterusnya.

Selain itu Pemerintah Kota Pangkalpinang tetap menyediakan dua isoter untuk penanganan pasien terpapar Covid-19. Keberadaan dua isoter ini di eks gedung Puskesmas Girimaya, di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Tuatunu Pangkalpinang.

Sumberbangka pos
KOMENTAR
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm