Penampakan dua ekor buaya yang salah satunya diduga menyerang Ketua DPRD Bangka, Iskandar Sidi beberapa waktu lalu yang saat ini berhasil ditangkap, Jumat (29/1/2022) malam.
Penampakan dua ekor buaya yang salah satunya diduga menyerang Ketua DPRD Bangka, Iskandar Sidi beberapa waktu lalu yang saat ini berhasil ditangkap, Jumat (29/1/2022) malam. ( (Bangkapos/Arya Bima Mahendra) )

Dua Ekor Buaya Berhasil Ditangkap, Diduga Sempat Serang Ketua DPRD Bangka Beberapa Bulan Lalu

30 Januari 2022 09:11 WIB

SONORABANGKA.ID - Dua ekor buaya ditangkap. Satu di antara buaya itu diduga sempat menyerang Ketua DPRD BangkaIskandar Sidi, dua bulan lalu.

Setelah sekian lama dilakukan upaya pencarian dan sempat beberapa memanggil pawang yang berbeda-beda, dua ekor buaya akhirnya berhasil tertangkap di perairan dekat kebun milik Iskandar di Desa Airanyir, Merawang, Bangka.

Buaya itu berhasil ditangkap oleh tiga orang pawang yang berasal dari Desa Bukitlayang, Kecamatan Bakam, Jumat (28/1/2022) malam.

Alex mengatakan, Ajudan Ketua DPRD Bangka yang juga ikut serta dalam upaya penangkapan itu, dua ekor buaya tersebut diperkirakan berukuran dua meter dengan berat sekitar 50 kg dan yang satunya berukuran kurang lebih satu meter dengan berat sekitar 15 kg.

"Tadi malem sekitar jam 23.00 WIB awalnya dapet yang kecil, terus sekitar jam 2 dini hari dapet lagi yang ukurannya lebih besar," ujar Alex.

Penangkapan dua ekor buaya tersebut dilakukan secara tradisional tanpa menggunakan umpan pancingan, hanya bermodalkan kayu serta beberapa utas tali.

"Jadi nangkapnya itu pertama-tama di senter dulu, terus pawangnya turun langsung ke air. Memang pawangnya udah profesioal dan sering nangkap buaya," katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD BangkaIskandar Sidi menyebutkan, dua ekor buaya tersebut nantinya akan diberikan kepada salah seorang pengusaha yang memang memiliki tempat penangkaran buaya.

"Rencananya mau kita kasih ke tempat konservasi karena enggak boleh dibunuh dan tadi ada pengusaha yang mau ngambil buat dipelihara,"tambah Alex.

Menurut, sebenarnya ada sekitar 4-5 ekor buaya yang menempati aliran sungai di sekitar kebun miliknya tersebut. Namun, buaya lainnya dinilai jarang menampakkan diri dan tidak mengganggu.

"Yang lainnya kita biarkan saja dia mau hidup karena memang enggak ganggu juga," jelasnya.

Walau demikian, dirinya sangat bersyukur karena buaya yang sudah dicari selama ini berhasil tertangkap sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat yang di kebun ataupun yang hendak memancing.

Diberitakan Bangkapos.com sebelumnya,  bahwa Iskandar menjadi korban penyerangan buaya saat dirinya sedang mencuci tangan di bandar (selokan-red) di dekat kebun miliknya di Desa Air Anyir, Merawang, Bangka.

Selain trauma secara mental, kejadian tersebut pun memberikan luka goresan pada pada kaki sebelah kirinya, tepatnya pada bagian betis.

Setelah itu, barulah ada tim medis dari Puskesmas setempat untuk memberikan pertolongan pertama dan langsung diarahkan ke RSUD Depati Bahrin guna melakukan pengobatan.

Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Dua Ekor Buaya Akhirnya Ditangkap, Diduga Pernah Serang Ketua DPRD Bangka Beberapa Bulan Lalu, https://bangka.tribunnews.com/2022/01/29/dua-ekor-buaya-akhirnya-ditangkap-diduga-pernah-serang-ketua-dprd-bangka-beberapa-bulan-lalu.

Sumberbangka pos
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm