Ilustrasi tes swab Covid-19 untuk mendeteksi infeksi virus corona untuk hentikan pandemi Covid-19.
Ilustrasi tes swab Covid-19 untuk mendeteksi infeksi virus corona untuk hentikan pandemi Covid-19. ( Shutterstock)

Bagaimana Cara Mendeteksi Varian Omicron, Apakah Bisa Pakai Tes PCR?

8 Februari 2022 13:24 WIB

SonoraBangka.id - Saat ini virus corona varian Omicron menyebabkan meningkatnya kasus positif covid-19 di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Orang yang positif covid-19 Omicron diketahui memiliki gejala mirip dengan flu biasa.

Pertanyaannya, tes apa yang bisa mendeteksi varian Omicron? Apakah tes PCR bisa mendeteksi varian Omicron?

Ketua Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Erlina Burhan mengatakan, tes PCR standar tidak bisa mendeteksi varian Omicron.

Pada umumnya, tes PCR standar hanya bisa mendeteksi covid-19 yang disebabkan virus SAR-CoV-2.

Meski begitu, Erlina mengatakan bahwa PCR bisa mendeteksi probable Omicron dengan tambahan perangkat STGF.

Ia juga menyebut bahwa diagnostik lebih pasti bisa dilakukan dengan Whole Genome Sequencing (WGS).

Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi juga mengatakan hal senada.

Ia mengatakan, diperlukan tes PCR-STGF atau S-Gene Target Failure dan WGS untuk mendeteksi virus corona varian Omicron.

"PCR-STGF juga sifatnya probable Omicron. Omicron bisa dipastikan dengan WGS. Tapi WGS belum memungkinkan dilakukan di Indonesia karena keterbatasan laboratorium," katanya, dikutip dari Kompas.com.

Apa Itu STGF dan WGS?

Seperti yang disebutkan sebelumnya, STGF adalah metode yang bisa mengidentifikasi kasus probable varian Omicron atau bukan.

Jika S-gene (salah satu elemen virus) tidak ditemukan dalam sampel PCR, maka kemungkinan besar kasusnya adalah Omicron.

Walaupun demikian, kemungkinan tersebut perlu dikonfirmasi dengan sekuens genomik penuh atau genome sequencing. 

Apabila kasus probable terdeteksi lebih awal, maka pasien bisa langsung menjalani isolasi agar penyebaran virus tidak meluas.

Nah itulah penjelasan singkat soal STGF.

Sementara itu, WGS digunakan untuk memastikan deteksi varian Omicron.

Epidemiolog dari Griffith University Dicky Budiman menyebutkan bahwa PCR-SGTF adalah tes yang menggunakan reagen atau biomarker berbasis SGTF.  

Sebenarnya ada cara lain untuk mengetahui infeksi omicron.

Nadia menjelaskan, jika tes PCR kita positif, maka deteksi varian Omicron bisa dilihat dari kasus covid-19 yang sudah terjadi di sekitar kia.

Apabila didominasi kasus Omicron, maka kemungkinan besar kita juga terpapar Omicron.

Erlina menambahkan, jika hasil tes PCR positif, kita dianjurkan untuk segera melakukan isolasi mandiri ketimbang mendeteksi variannya.

Erlina mengungkapkan bahwa sebetulnya masyarakat tidak harus tahu variannya apa karena apa pun variannya tata laksana klinisnya dan tata cara isolasinya sama saja,” kata Erlina.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm