Ilustrasi lidah
Ilustrasi lidah ( )

Benarkah Lidah yang Berubah Warna Indikasikan Penyakit Berbahaya?

15 Februari 2022 08:44 WIB

SonoraBangka.id - Ternyata tidak hanya kuku, warna lidah juga bisa menunjukkan kondisi kesehatan kita.

Tak heran, jika dokter kerap meminta pasien menjulurkan lidah ketika melakukan pemeriksaan.

Normalnya, lidah yang sehat berwarna merah muda dengan bintik-bintik kecil (papila) di permukaan.

Akan tetapi, lidah juga bisa mengalami perubahan warna karena kondisi tertentu.

Terjadinya perubahan warna pada lidah dapat mengindikasikan suatu masalah yang mendasarinya.

Berikut perubahan warna pada lidah yang penting untuk diketahui:

1. Lidah berwarna putih

Lidah yang berwarna putih dapat terjadi karena tubuh kekurangan cairan (dehidrasi). Namun pada bayi, kondisi ini seringkali disebabkan oleh sisa-sisa air susu yang menempel.

Tak hanya itu, lidah berwarna putih atau penuh bintik-bintik putih tebal juga bisa menjadi tanda adanya infeksi jamur yang berkembang di mulut.

Infeksi jamur mulut lebih sering terjadi pada bayi, lansia, dan orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah.

Sementara, adanya bercak putih di lidah dan di dalam mulut dapat terjadi karena leukoplakia (perkembangan sel yang berlebih) akibat iritasi. Kondisi ini sering terjadi pada perokok dan dapat menjadi tanda awal kanker.

Di sisi lain, lidah yang berwarna putih juga dapat disebabkan oleh lichen planus oral.

Belum diketahui apa penyebab pastinya, namun kondisi ini ditandai dengan adanya garis-garis putih mirip renda pada lidah.

Pada seseorang yang mengalami typhoid juga dapat terjadi lidah putih, istilah untuk kondisi ini adalah coated tongue.

2. Lidah berwarna abu-abu

Terkadang, masalah pencernaan dapat menyebabkan lidah berubah menjadi abu-abu.

Warna abu pada lidah memang kerap dihubungkan dengan hati dan usus. Tukak lambung atau eksim juga dapat memicu terjadinya hal ini.

3. Lidah berwarna kuning

Perubahan warna kuning pada lidah dapat terjadi jika kita memiliki kebiasaan merokok atau menggunakan tembakau kunyah.

Secara bertahap, lidah berwarna kuning ini dapat berubah menjadi cokelat atau hitam di ujungnya.

Terkadang, penyakit kuning dan psoriasis juga bisa menyebabkan lidah berwarna kuning.

4. Lidah berwarna merah 

Lidah yang berwarna merah dapat menjadi tanda kekurangan vitamin B, seperti halnya asam folat dan vitamin B12. Selain itu, demam scarlet juga bisa menyebabkan lidah menjadi merah dan bergelombang.

Sementara, penyakit Kawasaki dapat menyebabkan lidah merah seperti stroberi yang biasanya terjadi pada anak-anak di bawah usia 5 tahun.

Kondisi ini juga dapat terjadi karena geographic tongue yang ditandai dengan adanya bercak merah dan batas putih di sepanjang lidah, namun umumnya tak berbahaya.

5. Lidah berwarna biru atau ungu

Lidah berwarna biru atau ungu dapat menjadi tanda adanya masalah jantung.

Jika jantung tidak memompa darah dengan benar atau jika darah kekurangan oksigen, maka warna lidah dapat berubah menjadi biru keunguan.

Lidah yang biru juga dapat disebabkan oleh masalah paru-paru atau penyakit ginjal yang tentunya bisa berbahaya.

6. Lidah berwarna cokelat

Lidah berwarna cokelat biasanya berasal dari apa yang kita makan atau minum, misalnya kopi. Namun, kebiasaan merokok juga dapat menyebabkan lidah menjadi cokelat.

Bahkan jika warna cokelat tersebut permanen, maka itu dapat menjadi tanda bahwa kita telah mengalami masalah paru-paru akibat merokok jangka panjang.

7. Lidah berwarna hitam dan berbulu

Lidah yang berwarna hitam dapat terjadi akibat penumpukan bakteri. Ketika papila lidah tumbuh terlalu besar atau panjang, ini membuatnya terlihat berbulu dan dapat menjadi sarang bakteri.

Bakteri yang tumbuh pun akan membuat lidah terlihat gelap atau hitam.

Kondisi ini jarang terjadi, dan hanya dialami oleh orang yang kebersihan mulutnya tidak terjaga. 

Namun, kondisi ini juga dapat terjadi pada penderita diabetes atau orang yang menjalani kemoterapi.

Jika Anda merasa mengalami perubahan warna lidah yang mengganggu, sebaiknya segera periksakan diri pada dokter.

Namun, pastikan jika perubahan warna bukan karena makanan atau minuman yang kita konsumsi karena hal tersebut biasanya hanya sementara.

Nah, yang harus diingat juga bahwa meski dapat membantu mendeteksi penyakit, namun tidak semua masalah kesehatan bisa terlihat pada lidah.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm