Gedung OJK
Gedung OJK ( KOMPAS.com)

OJK Sebut Kinerja Sektor Jasa Keuangan Stabil pada Awal 2022, Ini Indikatornya

5 Maret 2022 17:21 WIB

SonoraBangka.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan kinerja sektor jasa keuangan tetap stabil dan terus bertumbuh pada Januari 2022.

Ini terefleksikan dari meningkatknya fungsi intermediasi di sektor perbankan dan industri keuangan non bank (IKNB).

Data OJK menunjukan, fungsi intermediasi perbankan masih melanjutkan tren pertumbuhan pada Januari 2022, dengan pertumbuhan kredit sebesar 5,79 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Jika dilihat berdasarkan sektor usahanya, pertambangan menjadi sektor usaha dengan pertumbuhan kredit paling tinggi, yakni 26,83 persen secara yoy, diikuti transportasi tumbuh 11,14 persen, dan pengolahan 8,98 persen.

Selain itu, nilai transaksi dan penghimpunan dana di pasar modal juga meningkat, sejalan dengan kerja pengawasan OJK, terkendalinya pandemi, pulihnya mobilitas, dan meningkatnya kegiatan perekonomian.

Ditengah tren pertumbuhan kredit tersebut, OJK mencatat adanya kenaikan rasio kredit macet kotor atau NPL gross menjadi 3,1 persen dan NPL nett pada level 0,88 persen.

Sementara itu dari sisi penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), industri perbankan nasional mencatatkan pertumbuhan sebesar 12,07 persen secara tahunan.

Sektor IKNB

Di sektor IKNB, piutang pembiayaan dalam tren peningkatan menjadi sebesar Rp 367 triliun. Sektor asuransi berhasil menghimpun premi pada bulan Januari 2022 sebesar Rp 26,9 triliun dengan premi asuransi jiwa sebesar Rp 15,1 triliun, serta asuransi umum sebesar Rp 11,8 triliun.

Sedangkan untuk penghimpunan iuran dana pensiun tercatat sebesar Rp 3,86 triliun.

Dari sisi permodalan, industri asuransi jiwa dan asuransi umum mencatatkan RBC yang juga meningkat masing-masing sebesar 530,8 persen dan 311,1 persen yang berada jauh di atas threshold 120 persen.

Kinerja positif juga dicatatkan oleh sektor financial technology peer to peer lending. Tercatat outstanding pembiayaan sektor fintech P2P lending meningkat 93,8 persen secara tahunan menjadi Rp 1,26 triliun pada Januari 2022.

Sektor Pasar modal

Sementara di pasar modal, sepanjang Februari 2022, indeks saham cenderung menguat seiring optimisme pelonggaran PPKM. IHSG menguat sebesar 3,88 persen dan relatif lebih tinggi dari negara emerging market lainnya.

Investor nonresiden mencatatkan net buy sebesar Rp 17,51 triliun, terutama ke saham sektor perbankan dan komoditas. Adapun penghimpunan dana di pasar modal hingga akhir Februari 2022 telah mencapai nilai Rp 29,73 triliun dengan penambahan emiten baru sebanyak 9 emiten.

Penawaran umum mayoritas berasal dari sektor keuangan 33,6 persen, sektor industrial 16,6 persen dan sektor properti 13,5 persen.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "OJK Sebut Kinerja Sektor Jasa Keuangan Stabil pada Awal 2022, Ini Indikatornya ", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2022/03/05/150144026/ojk-sebut-kinerja-sektor-jasa-keuangan-stabil-pada-awal-2022-ini-indikatornya.

SumberKOMPAS.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm