( )

Pasca Elon Musk Beli Twitter Personel Kiss Mengatakan Mendingan Atasi Masalah Kelaparan Dunia

29 April 2022 12:29 WIB

SonoraBangka.Id - Kayak yang lo tau dan emang masih jadi pembahasan hangat nih, kalo Elon Musk membeli Twitter sebesar $44 miliar di minggu ini.

Nah rocker legendaris yang juga personel KISS, Paul Stanley pun ikut menanggapi hal ini.

Stanley menyuarakan pemikirannya, kalo lebih baik Musk menggunakan uang tersebut untuk hal yang lebih berguna lagi, timbang membeli Twitter. 

Pria asal Amerika Serikat ini juga setuju dengan banyak pendapat yang berseliweran di Twitter, yaitu agar uang tersebut sebenernya bisa membantu menghentikan kelaparan yang ada di dunia.

Gitaris sekaligus vokalis KISS ini juga mempertimbangkan kemungkinan lain untuk uang itu digunakan pada hal-hal yang berdampak pada masyarakat banyak, nggak cuma sekadar untuk pengambilalihan Twitter.

Dari cuitan Stanley di Twitter pada hari Selasa, 26 April dia mengatakan “Kayaknya gue ketinggalan sesuatu? (tolong kasih tau gue). Dari pada mendanai untuk akuisisi pribadi, bukankah dunia kita bakal lebih maju dengan menggunakan kurang dari 44 MILIAR DOLAR untuk memberantas kelaparan dunia? Penyembuhan kanker?,” tulisnya.

Tahun lalu sebelum Musk membeli Twitter, CEO Tesla ini sempat membagikan gagasan kalo uangnya bisa membantu dalam menghentikan kelaparan dunia. Hal itu sebagai respon atas pernyataan direktur Program Pangan Dunia (WFP) Perserikatan Bangsa-Bangsa, David Beasley.

Oktober itu, Beasley mengatakan kalo hanya 2% dari kekayaan Musk saja bisa membantu mengatasi krisis pangan global. Musk saat itu menjawab jika WFP bisa memberinya rencana untuk melakukan hal itu, doi akan menyediakan uangnya.

“Jika WFP dapat menjelaskan melalui utas di Twitter ini dengan tepat, bagaimana $6 miliar akan menyelesaikan kelaparan di dunia, saya akan menjual saham Tesla sekarang dan melakukannya,” kata Musk dalam tweet-nya saat itu.

Dilaporkan oleh Fortune, pada bulan berikutnya memang Musk menyumbang sebanyak itu untuk amal. Tapi nggak masuk ke WFP, seperti yang dikatakan Beasley pada bulan Februari.

SumberHai
KOMENTAR
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm