Ilustrasi
Ilustrasi ( Doc. Shutterstock )

Usai Menikah Penting untuk Atur Biaya Kencan, Bukan Cuma Saat Pacaran!

29 Juli 2022 10:36 WIB

SonoraBangka.id - Ternyata penting juga untuk mengatur biaya kencan usai menikah. Hal ini guna bisa mengatur keuangan yang baik.

Ramai di media sosial Twitter tentang kisah seorang pria yang menghabiskan uang Rp2 juta setiap bulan untuk biaya kencan, dari makan dan jajan, nonton film, jalan-jalan, dan sebagainya.

Ada yang bilang bujetnya kurang, dan ada juga yang bilang terlalu banyak, namun sebagian besar dari warganet rasanya sama-sama sepakat bahwa perhitungan biaya kencan itu sangat diperlukan.

Tak hanya bagi mereka yang belum menikah, namun juga bagi yang sudah membangun bahtera rumah tangga.

Ya, meskipun sudah menikah bahkan sudah punya anak, bukan berarti kita dan pasangan tak perlu kencan berdua, lho.

Memang, sih, meluangkan waktu untuk kencan di tengah kesibukan pekerjaan dan rumah tangga bisa jadi cukup sulit dilakukan.

Namun, tetap harus dicari celah waktunya, karena berkencan setelah menikah bisa menjaga keharmonisan kita dan pasangan.

Kita jadi bisa menghabiskan waktu berkualitas bersama sambil berbicara dari hati ke hati dalam suasana yang lebih santai, ujungnya pasti akan menghangatkan romansa dalam hubungan rumah tangga.

Nah, kembali lagi, untuk menunjang kencan setelah menikah ini tentu kita juga harus pintar mengatur bujetnya, jangan sampai tujuan bahagia bersama pasangan malah bikin dompet merana, lantas bagaimana cara mengatur bujet kencan usai menikah?

1.Buat Pos Dana Khusus Kencan

Agar lebih mempermudah aliran dana sesuai tujuannya, maka membuat bujet khusus untuk kencan sangat dianjurkan.

Dengan membuat bujet khusus, maka pengeluaran untuk berkencan pun akan bisa lebih mudah dipantau.

Ujungnya kita pun terhindar dari pemborosan.

Kita bisa langsung memisahkan bujet kencan ini ketika menerima pendapatan bulanan.

Sama seperti pos-pos dana lainnya.

Soal porsinya sebenarnya bisa sangat disesuaikan dengan tipe atau gaya kencan kita dan pasangan.

Jadi tidak ada porsi yang ideal.

Meski begitu, kisaran pembagian dari pendapatan bisa sekitar 5-15 persen per bulan untuk kencan.

Mari sedikit bermain dengan angka-angka.

Jika total gaji kita dan pasangan adalah Rp10 juta, maka bujet kencan berkisar Rp500.000 sampai Rp1,5 juta per bulan.

Kita bisa membaginya lagi ke dalam berbagai frekuensi kencan.

Bisa satu bulan sekali, dua kali, atau jika mampu setiap minggu pun boleh saja.

Tinggal disesuaikan dengan batas anggaran yang dibuat.

Namun tetap ingat untuk terlebih dulu memenuhi pengeluaran wajib dan butuh untuk keluarga, ya.

Setelahnya baru disisihkan untuk biaya kencan, deh.

2.Jangan Memaksakan Diri

Enggak usah mengedepankan gengsi saat harus kencan hanya untuk dipamerkan di media sosial.

Saat sudah menikah kita harus sadar ada banyak pengeluaran yang lebih penting untuk dilakukan.

Misalnya, biaya pendidikan anak, renovasi rumah, dan lainnya.

Makanya untuk kencan tak perlu harus selalu pergi makan di restoran mewah, kok.

Kita malah bisa selangseling dengan kencan di rumah yang bebas anggaran, misalnya.

Pokoknya jangan sampai kebutuhan kencan ini malah bikin kantong bolong.

3.Tabung untuk Kencan Jangka Panjang

Anggaran tiap bulan yang disisihkan untuk kencan bisa saja dipakai setiap bulan juga.

Tapi, tak salah juga kencan yang kita lakukan sifatnya jangka panjang.

Misalnya, menabung 5 persen dari pendapatan setiap bulan untuk kegiatan kencan yang lebih terencana.

Seperti staycation dan berlibur ke luar kota atau luar negeri berdua dengan pasangan.

Nah, hal ini bisa dicoba untuk Anda yang mungkin kesulitan untuk menemukan waktu luang di setiap minggunya untuk berkencan.

Artikel ini telah terbit di https://nova.grid.id/read/053360036/bukan-cuma-saat-pacaran-penting-juga-atur-biaya-kencan-usai-menikah?page=all

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm