Setelah Elon Musk mengambil alih Twitter, sejumlah pengguna mencari platform media sosial alternatif salah satu yang banyak dituju adalah Mastodon.
Setelah Elon Musk mengambil alih Twitter, sejumlah pengguna mencari platform media sosial alternatif salah satu yang banyak dituju adalah Mastodon. ( GETTY IMAGES via BBC INDONESIA)

Elon Musk Blokir Link dan Akun Mastodon di Twitter

20 Desember 2022 09:08 WIB

Dalam sebuah twit, Elon Musk berkata bahwa akun apa pun yang menyebarkan informasi lokasi real-time orang lain akan ditangguhkan. Sebab, menurut Elon Musk, praktik itu merupakan pelanggaran keamanan.

Tak hanya link Mastodon yang diblokir, akun Twitter Mastodon juga di-suspend pada hari Kamis.

Tak diketahui secara pasti alasan di balik penangguhan tersebut. Namun, larangan tersebut terjadi segera setelah akun Mastodon men-tweet sebuah link ke halaman @ElonJet di Mastodon.

Sejumlah pengguna juga tidak bisa menambahkan link Mastodon ke deskripsi profile Twitter miliknya.

Menurut tangkapan layar yang dibagikan akun @gcluley, ketika menambahkan link server Mastodon miliknya (@gcluley@mastodon.green), Twitter akan memberikan notifikasi "Account update failed: Description is considered malware" ("Pembaruan akun gagal: Deskripsi dianggap sebagai malware).

Artinya, link username Mastodon dianggap sebagai perangkat lunak berbahaya alias malicious software (malware) oleh Twitter.

Mastodon naik daun

Sebelumnya diwartakan, sejumlah pengguna Twitter memilih beralih ke platform alternatif lain setelah Twitter diambil alih Elon Musk akhir Oktober 2022.

Salah satu jejaring sosial yang populer jadi pilihan adalah Mastodon.

Migrasi pengguna Twitter ini disebabkan karena kontroversi Elon Musk sebagai pemilik baru Twitter dan perubahan sejumlah produk Twitter.

Misalnya, di bawah kendali Musk, Twitter memungut biaya langganan Twitter Blue seharga 7.99 dollar AS (Rp 124.760) untuk pengguna yang ingin mendapatkan centang biru (verified account).

Media sosial Mastodon yang menjadi "sasaran" migrasi, dilaporkan mengalami pertumbuhan pesat sejak Elon Musk membeli Twitter, sebagaimana dirangkum dari The Verge, Minggu (18/12/2022).

Dalam sebuah unggahan di Mastodon, CEO and lead developer Mastodon, Eugen Rochko, mengeklaim hampir 500.000 pengguna telah bergabung dengan Mastodon sejak 27 Oktober atau bertepatan dengan hari di mana Elon Musk resmi menutup transaksi akuisisi.

Pertumbuhan pengguna baru yang mendaftar di Mastodon juga turut melonjak. Dari biasanya hanya sekitar 60-80 pendaftar per jam sebelum 27 Oktober, menjadi ribuan pendaftar per jam saat ini.

Rochko juga mengeklaim Mastodon telah memiliki 1 juta pengguna aktif bulanan (monthly active user) per Senin 7 November 2022. Ini merupakan tonggak sejarah baru bagi Mastodon sendiri sejak diluncurkan enam tahun silam.


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Elon Musk Blokir Link dan Akun Mastodon di Twitter", Klik untuk baca: https://tekno.kompas.com/read/2022/12/18/08000057/elon-musk-blokir-link-dan-akun-mastodon-di-twitter?page=all#page2.

SumberKOMPAS.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm