Jika ingin mengurangi risiko serangan jantung kedua, pilihlah cokelat hitam yang jauh lebih sehat.
Cokelat hitam dikemas dengan antioksidan dan flavonoid yang dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi peradangan. Pilih cokelat hitam yang mengandung setidaknya 60 - 70 persen kakao.
6. Saus instan
Saus salad dan saus tomat instan mengandung gula yang dapat meningkatkan kadar gula dalam darah.
Saus krim juga merupakan makanan yang harus dihindari setelah serangan jantung karena biasanya mengandung lemak jenuh dan trans tinggi.
Sebaiknya, buat saus sendiri sehingga bahan-bahannya bisa terkontrol.
7. Minuman soda
Soda yang dibuat dengan gula dapat meningkatkan kadar gula darah dan menambah tekanan pada dinding arteri. Akibatnya, meningkatkan risiko masalah jantung.
Untuk itu, kurangi soda dan lebih banyak minum air putih.
Jika ingin minuman manis, memasukkan stroberi atau kiwi ke dalam air. Es kopi atau teh juga bisa menjadi pengganti yang lebih sehat tapi harus dikurangi takaran krim dan gulanya.
8. Daging merah
Daging merah tinggi akan lemak ekstra yang bisa meningkatkan kolesterol. Meski begitu, bukan berarti tidak boleh makan daging.
Pilih porsi yang lebih kecil dan kurangi lemak sebelum dimasak.
Pilih potongan daging dengan jumlah lemak paling sedikit. Misalnya, ground sirloin daripada ground chuck.
Serangan jantung adalah gangguan yang mematikan jika tidak segera ditangani. Setelah sembuh, penyintas bisa kembali terkena serangan jantung.
Oleh karena itu, terapkan pola hidup sehat untuk menghindari terkena serangan jantung kembali.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "8 Makanan yang Harus Dihindari Setelah Terkena Serangan Jantung", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/tren/read/2023/04/27/060500565/8-makanan-yang-harus-dihindari-setelah-terkena-serangan-jantung?page=all#page2.