Ilustrasi kamar mandi.
Ilustrasi kamar mandi. ( SHUTTERSTOCK/PROTASOV AN)

Harus Tahu, Ini Bahaya Mandi saat Masih Berkeringat Akibat Cuaca Panas

29 April 2023 08:28 WIB

SonoraBangka.id - Baru-baru ini Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memaparkan bahwa cuaca panas yang tidak biasa terjadi di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Cuaca panas membuat tubuh terus menerus berkeringat.

Untuk menghilangkan keringat dan hawa panas wajar bila kita menginginkan untuk mandi.

Mandi sudah menjadi rutinitas sehari-hari bagi kita, terutama masyarakat Indonesia.

Namun, sebaiknya saat kondisi tubuh panas dan berkeringat, kita sebaiknya jangan langsung mandi.

Sebab itu bisa berdampak buruk bagi tubuh, Sahabat NOVA.

Beberapa orang beranggapan, mandi, terutama dengan air dingin, bisa mengembalikan kesegaran tubuh dan membuat kulit tidak terasa lengket.

Namun efek atau reaksi tubuh yang muncul ternyata bisa berbeda, jika kita mandi ketika sedang berkeringat.

Akademisi dan dokter spesialis penyakit dalam dari Universitas Indonesia (UI), dr Ari Farial Syam, SpPD, megungkapkan, munculnya keringat dari tubuh merupakan reaksi suhu tubuh yang panas terhadap suhu lingkungan.

"Jadi, suhu tubuh kita itu 37 derajat celsius. Nah kalau kita berkeringat, berarti itu merupakan reaksi suhu tubuh kita panas.

Misalnya di lingkungan panas atau suatu aktivitas olahraga," ujar Ari dilansir dari Kompas.com.

Ari menjelaskan, munculnya keringat juga karena adanya proses pembakaran yang menyebabkan peningkatan suhu tubuh.

Setelah suhu tubuh meningkat, maka terjadi kompensasi antara tubuh dengan keringat.

Tubuh akan mengeluarkan keringat untuk menyeimbangkan suhu dalam tubuh dengan lingkungan.

Dapat Persempit Pembuluh Darah

Air yang biasa digunakan untuk mandi memiliki suhu rata-rata 30 derajat celsius di mana suhu ini di bawah rata-rata suhu tubuh normal atau ketika tubuh berkeringat.

"Intinya adalah semua air rata-rata bersuhu 30 derajat. Makanya di saat posisi tubuh berkeringat dan langsung kena suhu dingin (air untuk mandi) sudah pasti ada reaksi, misalnya menggigil," ujar Ari.

"Jadi memang sebaiknya kita normalkan dulu suhu tubuh, baru mandi," kata dia.

Sementara, seorang pakar fisiologi olahraga di SanFransisco, Stacy Sims, PhD, juga menyarankan agar tidak langsung mandi saat tubuh berkeringat.

Memicu suhu tubuh terus naik

Adapun kegiatan tersebut dapat menyebabkan panas tubuh tertahan dan timbul gangguan pada pembuluh darah.

Menimbulkan Alergi

Selain itu, Ari juga menjelaskan, pada kasus tertentu, suhu dingin akan memengaruhi tubuh sebagian orang dan menimbulkan reaksi dan alergi.

"Perbedaan suhu itu akan berpengaruh pada seseorang, tiap orang berbeda-beda reaksinya. Ada yang muncul alergi, seperti bentol-bentol atau bersin-bersin," ujar Ari.

Jika kondisi ini berlanjut, pada jangka waktu panjang dimungkinkan bisa berakibat pada penurunan daya tahan tubuh.

Oleh karena itu, Ari menyarankan, jika beraktivitas di luar atau di lingkungan panas, dan ingin menyegarkan badan dengan cara mandi, sebaiknya tunggu beberapa waktu agar suhu tubuh normal.

Suhu air mandi juga bisa diperihitungkan. Jika ingin tubuh tidak terasa lengket, maka mandilah dengan air hangat.

Perlu diketahui, mandi menggunakan air hangat bisa mengurangi kekejangan pada otot setelah seharian beraktivitas.

Artikel ini telah terbit di https://nova.grid.id/read/053769529/hati-hati-bahaya-mandi-saat-masih-berkeringat-akibat-cuaca-panas?page=all

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm