Ilustrasi ganti oli mesin(Dok. WMS)
Ilustrasi ganti oli mesin(Dok. WMS) ( KOMPAS.COM)

Honda Akui Sulit buat Konsumen Untuk Bedakan Oli Palsu

11 Juni 2023 19:37 WIB

SONORABANGKA.ID - Adalah Peredaran oli palsu masih sangat mengkhawatirkan. Konsumen diminta untuk lebih hati-hati dan memahami risiko penggunaan oli palsu.

General Manager Corporate Communication PT Astra Honda Motor (AHM) Ahmad Muhibbuddin, mengatakan, penggunaan oli palsu memiliki banyak kerugian.

“Penggunaan oli palsu berpotensi menggugurkan garansi,” ujar Muhib, kepada Kompas.com (10/6/2023).

“Kenapa? Karena tidak sesuai dengan spesifikasi yang direkomendasikan oleh pabrikan. Kemudian performa pasti berpengaruh, terus usia pakai juga,” kata dia.

Muhib menambahkan, saat ini sulit bagi konsumen untuk mengidentifikasi oli palsu atau asli. Sebab bentuk fisik oli palsu saat ini sudah dibuat semirip mungkin dengan yang asli.

“Oli palsu sekarang sudah mirip banget, dan itu berevolusi. Dulu mereka hanya bisa begini, terus kita sempurnakan. Lalu mereka bisa bikin lagi,” ucap Muhib.

“Ciri-ciri keasliannya berkembang terus, fase dulu belum ada barcode, sekarang sudah ada. Jadi memang mereka juga sudah bisa bikin, seolah-olah ini website resmi,” ujarnya.

Menurutnya, Kalau konsumen ragu dengan keaslian oli keluaran pabrikan yang dijual di pasar maupun toko online, sebaiknya cuma membeli di bengkel resmi.

“Jadi konsumen agar tidak terjebak pada penggunaan oli palsu dan menggunakan oli yang salah, beli ke jaringan AHASS karena itu sudah dijamin keasliannya,” kata Muhib.

Sebelumnya, Kuasa Hukum Internal Astra Honda Motor (AHM) Edward Sihombing, mengatakan, konsumen bisa membedakan oli palsu dan asli dengan cara melihat barcode yang ada di belakang kemasan.

“Barcode tersebut bisa dipindai, oli asli akan menghasilkan tulisan AHM.TO pada website resmi," kata Edward, dalam konferensi pers (8/6/2023).

"Sementara yang palsu tulisannya AHM.TOP atau bisa juga menghasilkan tulisan AHM.TO tapi dengan website tiruan, misal ada embel-embel blogspot.com dan sebagainya,” ucap dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Honda Akui Sulit buat Konsumen Bedakan Oli Palsu", Klik untuk baca: https://otomotif.kompas.com/read/2023/06/11/090100615/honda-akui-sulit-buat-konsumen-bedakan-oli-palsu.

SumberKOMPAS.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm