Ilustrasi pasangan
Ilustrasi pasangan ( Shutterstock )

Beda Memahami Toleransi Vs Penerimaan dalam Hubungan Pernikahan

20 Juli 2023 14:56 WIB

SonoraBangka.id - Dalam suatu hubungan pernikahan, melibatkan dua orang dengan kebiasaan, sifat, dan kepribadian yang berbeda, bahkan bisa saling bertolak belakang.

Perbedaan itu membuat masing-masing pihak dalam hubungan pernikahan menerapkan toleransi atau menerima kekurangan dan kelebihan pada pasangan.

Namun, apa sebenarnya toleransi dan penerimaan dalam hubungan pernikahan dan bagaimana bedanya? Atau, mungkinkah toleransi sama dengan penerimaan?

Simak pengertian dan perbedaan antara toleransi dan penerimaan dalam hubungan seperti mengutip Marriage berikut ini!

Apa Itu Toleransi

Toleransi adalah menyadari bahwa kamu dan pasangan berbeda karena kalian melakukan sesuatu dengan cara masing-masing.

Dalam suatu hubungan, bersikap toleran berarti bersedia menghadapi kebiasaan pasangan yang mungkin tidak kamu sukai.

Toleransi kamu lakukan untuk menunjukkan bahwa kamu menerima dan ingin berdamai dengan perbedaan.

Bersikap toleran dalam hal ini kamu harapkan dapat meningkatkan kualitas hubungan pernikahan.

Apa Itu Penerimaan

Penerimaan berarti kamu bersedia hidup dengan kesalahan karena tidak menganggap hal itu merugikan hubungan.

Menerima pasangan yang tidak sempurna tidak harus dipikirkan dua kali, tetapi akan terjadi secara otomatis karena perasaan cinta.

Penerimaan juga tak harus membutuhkan upaya seperti jika kamu bersikap toleran terhadap pasangan.

Perbedaan Toleransi dan Penerimaan dalam Hubungan

1. Penerimaan berarti ketika kamu mencintai pasangan apa adanya terlepas apa pun kekurangan mereka. 

Kamu bahkan mengabaikan atau tidak menganggap kekurangannya sebagai hal yang tidak kamu suka.

2. Toleransi dalam hubungan dapat diwujudkan dengan menghormati kebutuhan masing-masing sebagai individu.

Misalnya saling memberikan waktu me time atau kesempatan untuk menjalin relasi sosial di luar hubungan pernikahan.

3. Perbedaan lainnya, toleransi cenderung membuat kamu bersikap sebagai hakim terhadap pasangan dan memberikan penilaian pada sikapnya.

Toleransi semacam ini menunjukkan bahwa kamu tidak menerima pasangan apa adanya, sehingga bisa berpotensi merusak hubungan.

4. Penerimaan bisa berarti kamu melihat kekurangan orang lain sebagai sesuatu yang menarik dari karakter seseorang.

Kekurangan terkadang bukan sesuatu yang perlu ditoleransi dalam hubungan, tetapi mesti diterima dengan tulus.

5. Bersikap toleran membuat seseorang jarang mengomunikasikan apa yang mengganggu dalam hubungan.

Padahal dengan berkomunikasi, orang lebih bisa bersikap terbuka untuk kemudian menerima kekurangan dalam diri pasangannya.

Dari beberapa perbedaan di atas, toleransi bisa dibilang sebagai tahap awal sebelum penerimaan.

Entah kamu bersikap toleran terhadap kekurangan pasangan atau menerimanya, kuncinya adalah mengomunikasikan apa yang kamu suka atau tidak suka.

Meski begitu, menerima pasangan apa adanya tidak selalu akan diawali dengan toleransi.

Nah, semoga informasi di ini bisa berguna ya.

Artikel ini telah terbit di https://www.parapuan.co/read/533842546/memahami-toleransi-vs-penerimaan-dalam-hubungan-pernikahan-apa-bedanya?page=all

SumberParapuan.co
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm