ilustrasi ByteDance
ilustrasi ByteDance ( Game Developer)

ByteDance Pakai Teknologi OpenAI untuk Bikin Chatbot Sendiri

18 Desember 2023 17:26 WIB

SonoraBangka.ID - ByteDance disebut menggunakan teknologi OpenAI secara diam-diam untuk mengembangkan model bahasa besar (large language model/LLM) untuk membuat chatbot kecerdasan buatan.

Model bahasa besar besutan ByteDance disebut sebagai Project Seed. Nah, nantinya Project Seed bakal dipakai ByteDance untuk membuat chatbot ala ChatGPT bernama Doubao.

Namun, cara yang dilakukan ByteDance itu melanggar persyaratan layanan OpenAI dan dinilai tidak etis di industri kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Salah satu persyaratan layanan yang tercantum di laman resmi OpenAI menyebutkan bahwa “pelanggan tidak diizinkan mengembangkan model kecerdasan buatan apa pun yang bersaing dengan produk atau layanan kami.”

Poin lainnya menerangkan bahwa pelanggan tidak diperkenankan “memakai metode apa pun untuk mengekstrak data dari layanan (OpenAI), kecuali yang diizinkan via API.”

Menurut laporan media teknologi The Verge, ByteDance sebenarnya menyadari persyaratan di atas. Namun, tetap memakai OpenAI lewat API untuk melatih dan membandingkan dengan Project Seed.

Agar praktiknya tersamarkan, ByteDance meminta karyawan menutupi bukti dengan teknik desensitisasi data. Teknik ini umum dipakai untuk mengubah atau menghapus informasi sensitif dari sebuah data guna melindunginya dari akses tidak sah.

Setelah chatbot Doubao disetujui oleh regulator China dan diizinkan dipakai di negara tersebut, ByteDance menginstruksikan karyawan agar berhenti memakai API OpenAI. Meski demikian, layanan OpenAI itu kabarnya masih dipakai untuk mengukur kinerja Doubao.

Akun ByteDance ditangguhkan

Karena pelanggaran di atas, OpenAI menangguhkan akun ByteDance. Hal ini juga sudah dikonfirmasi oleh perusahaan AI yang dipimpin oleh Sam Altman tersebut.

Dalam keterangan resminya, OpenAI menegaskan bahwa pelanggan API perusahaan harus mematuhi kebijakan penggunaan guna memastikan teknologi OpenAI dipakai untuk hal positif.

“Meskipun penggunaan API kami oleh ByteDance sangat minim, kami telah menangguhkan akun mereka sembari kami menyelidikinya lebih lanjut,” kata juru bicara OpenAI, Niko Felix.

Bila OpenAI menemukan fakta bahwa penggunaan API oleh ByteDance tidak sesuai aturan, mereka akan meminta induk TikTok itu untuk melakukan perubahan yang diperlukan atau akunnya diblokir.

Bantahan ByteDance

Adapun ByteDance membantah pihaknya melanggar kebijakan OpenAI. Perusahaan asal China ini juga mengeklaim pihaknya punya lisensi untuk memakai API GPT milik OpenAI.

“ByteDance dilisensikan oleh Microsoft untuk memakai API GPT. Kami memakai GPT untuk mendukung produk dan fitur di pasar non-China, tetapi memakai model yang kami kembangkan sendiri untuk mendukung Doubao yang hanya tersedia di China,” kata juru bicara ByteDance.

Kendati begitu, OpenAI belum memberikan tanggapan lebih lanjut soal klaim ByteDance itu, dihimpun dari Business Insider, Senin (18/12/2023).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "ByteDance Pakai Teknologi OpenAI untuk Bikin Chatbot Sendiri", Klik untuk baca: https://tekno.kompas.com/read/2023/12/18/15060027/bytedance-pakai-teknologi-openai-untuk-bikin-chatbot-sendiri.

SumberKOMPAS.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm