SONORABANGKA.ID - Adalah Kendaraan roda empat atau mobil sering menjadi pilihan utama bagi orang-orang yang ingin melakukan perjalanan jauh seperti mudik Lebaran.
Perjalanan jarak jauh menggunakan mobil tersebut tidak luput dari rasa lelah yang menghantui pengemudinya.
Saat kelelahan, pengemudi akan berhenti, menepi, dan mengistirahatkan tubuhnya dengan tidur sejenak di dalam mobil.
Ketika tidur, terkadang pengemudi lebih nyaman tetap menghidupkan mesin mobil dan AC (air conditioner), terutama kalau cuaca sedang panas.
Lantas, adakah bahaya tidur di dalam mobil dengan mesin dan pendingin udara tetap menyala?
Penjelasan pakar otomotif
Pakar otomotif dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Jayan Sentanuhady mengatakan, sebenarnya tidak bahaya ketika tidur dengan mesin mobil dan AC menyala. Asalkan, mobil dalam kondisi prima dan mesinnya normal.
“In case mobil masih bagus dan normal, tidak masalah sih,” kata Jayan kepada Kompas.com, Rabu (19/2/2025).
Meski demikian, secara teoritis hal tersebut sebaiknya tidak dilakukan. Karena menurutnya, masih ada bahaya yang mengintai apabila tidur di dalam mobil dengan mesin dan AC menyala.
Jayan menilai, setidaknya ada dua faktor yang membahayakan dan bahkan bisa menyebabkan penumpang di dalam mobil berisiko mengalami kefatalan hingga meninggal dunia.