Situs PPDB Online
Situs PPDB Online ( )

Dindikbud Pangkalpinang Akui Akses PPDB Online Hari Pertama Lambat

23 Juni 2020 19:41 WIB

Dewi Martini seorang warga Pangkalarang membawa map berisi berkas-berkas untuk mendaftarkan cucunya.

Dia mengaku tidak mempunyai ponsel pintar bahkan tidak mengetahui cara teknis mendaftar online tersebut.

Dewi kemudian mendatangi sekolah dan meminta bantuan guru-guru petugas PPDB di SD Negeri 14.

Dia mengaku sangat kesulitan dengan kebijakan pendaftaran sekolah seperti ini. Terutama bagi warga yang sudah tua dan kurang paham mengenai teknologi.

"Yang seperti ini mempersulit kami sebagai orangtua. Apalagi tidak bisa otak-atik ponsel pintar. Kalau bisa tolong lah pemerintah kota jangan buat seperti ini. Bagi mereka yang orangtuanya paham teknologi mudah, namun untuk kami mempersulit. Kami tidak tahu," tutur Dewi ditemui di SD Negeri 14 Pangkalpinang, Senin (22/6/2020).

Dewi menyebut diberikan waktu tiga hari untuk mendaftar PPDB namun sampai saat ini dia hanya menunggu bantuan dari sekolah yang dituju untuk memfasilitasi cucunya.

Sama halnya dengan Zahria, warga setempat yang juga khawatir anaknya tidak bisa masuk ke sekolah karena terlambat mendaftar.

Zahria mengaku datang ke sekolah untuk meminta bantuan operator mengisi nama anaknya dalam sistem daring.

"Kasihan anak saya kalau kami orangtua ini tidak tahu daftar online. Tahun depan dia sudah tujuh tahun, bisa-bisa telat terus sekolahnya," ucapnya.

Dia menuturkan hendak meminta tolong dengan adiknya yang paham cara mendaftar daring, namun belum dilakukan karena kesibukan sang adik. Zahria hanya bisa menunggu dan antre untuk dibantu oleh petugas PPDB sekolah.

"Kami minta tolong anak-anak mau sekolah jangan dipersulit seperti ini. Kami khawatir mereka tidak bisa masuk sekolah. Mohon dari pemkot untuk bisa bantu orangtua seperti kami," tutur Zahria.

Sementara itu Ketua Komite SD Negeri 14 Pangkalpinang, Ibrahim mengatakan warga Pangkalarang rata-rata sulit mengakses pendaftaran secara daring.

Kebanyakan warga yang bekerja sebagai nelayan itu juga tidak mempunyai ponsel pintar.

"Saya sudah diskusi dengan pihak sekolah, bagaimana kalau kita fasilitasi dan bantu untuk daftar lewat operator sekolah. Kita tampung dulu semua berkas, lalu diatur bagaimana sekolah mengatur siapa yang lolos untuk verifikasi. Bahkan saya ada rencana kalau banyak warga yang tidak bisa daftar online, saya yang menghadap dinas untuk meminta toleransi ini," kata Ibrahim.

Dia berharap di sisa waktu pendaftaran dua hari lagi, Dinas Pendidikan dapat memberi toleransi dan kemudahan mendaftar bagi warga yang tidak punya akses untuk daftar secara daring.

Artikel ini telah tayang di Bangkapos.com dengan judul Hari Pertama Daftar PPDB Online Lelet, Dindikbud Pangkalpinang Sebut Penyebabnya

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm