ilustrasi hand sanitizer
ilustrasi hand sanitizer ( Shutterstock )

Hati - hati Produk Hand Sanitizer Mengandung Metanol !

29 Juli 2020 15:26 WIB

SonoraBangka.id - Kandungan berbahaya ditemukan Badan Pengawas Obat dan Makanan ( FDA) Amerika Serikat pada produk hand sanitizer.

Dijelakan FDA bahwa kandungan metanol -bentuk alkohol berbahaya, pada produk hand sanitizer dapat berpotensi meracuni tubuh melalui perantara kulit.

FDA juga menyebutkan, banyak di antara produsen tersebut yang ternyata menggunakan material alkohol yang tidak aman untuk kesehatan .

Derasnya permintaan produk hand sanitizer ini menyusul pandemi Covid-19 membuat banyak perusahaan baru yang menjadi produsen produk pembersih semacam itu. 

FDA sudah mengeluarkan peringatan kepada sebuah perusahaan yang memproduksi hand sanitizer yang berbasis di Meksiko, Eskbiochem S.A. de C.V.

"Kegagalan produsen untuk segera menarik kembali semua produk semacam itu, menempatkan konsumen dalam bahaya keracunan metanol," kata FDA dalam sebuah pernyataan.

Seperti dikutip dari laman CNN, FDA mengimbau kepada konsumen dan masyarakat luas untuk tidak menggunakan produk semacam itu. 

"Demi kesehatan dan keselamatan kami mendesak konsumen untuk segera berhenti menggunakan pembersih tangan dalam daftar produk pembersih tangan berbahaya FDA," kata Komisaris FDA Dr. Stephen Hahn. 

Mereka sangat khawatir dengan potensi risiko pembersih tangan berbasis alkohol yang mengandung metanol. 

" FDA akan mengambil tindakan, dan akan terus memberikan informasi terbaru tentang masalah ini untuk kesehatan dan keselamatan konsumen," tegas Hahn.

Ancaman serius bagi masyarakat, dan tidak akan ditoleransi jika mereka memproduksi, mengimpor, dan mendistribusikan pembersih tangan beracun.

Pada awal juli ini, FDA pernah mengatakan bahwa setidaknya empat orang meninggal di New Mexico setelah dilaporkan minum produk pembersih tangan. 

Alkohol isopropil yang biasanya digunakan dalam pembersih tangan memang tidak beracun seperti metanol. Namun, FDA tetap tidak merekomendasikan untuk memakan atau meminumnya.

Hahn mengatakan bahwa Paparan metanol dapat menyebabkan mual, muntah, sakit kepala, penglihatan kabur, kebutaan permanen, kejang, koma, kerusakan permanen pada sistem saraf, hingga kematian. 

"Anak-anak yang secara tidak sengaja menelan produk ini, dan remaja dan orang dewasa yang minum produk ini sebagai pengganti alkohol (etanol) menjadi kelompok paling berisiko."

Walaupun orang menggunakan produk ini ditangan tapi tetap dapat menyebabkan keracunan metanol.

Hahn menambahka bahwa jika konsumen yang telah terpapar cairan pembersih tangan yang mengandung metanol dan sedang mengalami gejala tertentu, harus segera mencari perawatan medis. 

Sejauh ini, FDA telah memperingatkan penggunaan lebih dari 75 produk pembersih tangan karena mengandung metanol.

"Dalam kebanyakan kasus, metanol tidak muncul pada label produk. Namun, metanol bukanlah bahan yang dapat diterima dalam obat apa pun, termasuk pembersih tangan." 

"Bahkan, jika metanol terdaftar sebagai bahan pada label produk," tegas pihak FDA.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Berbahaya, Ada Produk Hand Sanitizer Mengandung Metanol", 

https://lifestyle.kompas.com/read/2020/07/28/171232320/berbahaya-ada-produk-hand-sanitizer-mengandung-metanol?page=2.

 

SumberKOMPAS.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm