Berkendara di musim hujan bisa menjadi tantangan tersendiri, termasuk terjadinya aquaplaning. (Chevrolet Indonesia)
Berkendara di musim hujan bisa menjadi tantangan tersendiri, termasuk terjadinya aquaplaning. (Chevrolet Indonesia) ( kompas.com)

Tidak Dibenarkan Kurangi Tekanan Udara Ban Ketika Hujan

28 November 2020 20:54 WIB

SONORABANGKA.ID - Masih banyak pengendara sepeda motor yang mengurangi tekanan ban pada saat hujan atau jalan licin untuk mendapatkan traksi yang lebih baik.

Permukaan ban memang menjadi lebar, tapi hal tersebut rupanya tidak dibenarkan.

Zulpata Zainal sebagai On Vehicle Test PT Gajah Tunggal Tbk  mengatakan, mengurangi tekanan udara pada saat musim hujan merupakan perilaku yang salah kaprah.

“Hal tersebut justru bahaya untuk dilakukan. Akibat dikurangi maka yang terjadi ban tidak memiliki area kontak dengan aspal (contract patch). Belum lagi risiko pecah ban akibat tekanan udara yang minim,” ujar Zulpata saat dihubungi Kompas.com, Rabu (25/11/2020).

Zulpata melanjutkan, terutama untuk kendaraan roda empat, anggapan mengurangi tekanan udara saat berkendara di musim hujan itu salah besar. Baiknya, pemilik mobil tetap mengikuti aturan atau anjuran yang sudah ditetapkan oleh masing-masing pabrikan mobil.

Dengan mengurangi tekanan udara, secara otomatis tapak ban akan menjadi lebih rata dengan permukaan aspal. Namun dalam kondisi sedang berkendara, seperti menempuh perjalanan jauh hal tersebut justru bisa menjadi petaka.

“Konteksnya ini kan sedang digunakan dalam berkendara, bayangkan bila terus menerus saat perjalanan jauh. Belum lagi ditambah ketika mobil berbelok atau saat mengerem, akan terjadi defleksi yang cukup besar. Dampak terburuk ban bisa terlepas dari pelek,” ucap Zulpata.

Menurut prinsip Zulpata, lebih baik kelebihan tekanan udara dibandingkan kekurangan. Jadi, jangan dianggap remeh soal tekanan udara apalagi jika ingin menempuh perjalanan jauh.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jangan Kurangi Tekanan Udara Ban Saat Hujan", Klik untuk baca: https://otomotif.kompas.com/read/2020/11/26/184100215/jangan-kurangi-tekanan-udara-ban-saat-hujan.

KOMENTAR
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm