Ilustrasi
Ilustrasi ( SHUTTERSTOCK)

Masih Perlukah Karantina Setelah Bepergian Walau Sudah Di Vaksin ?

2 Maret 2021 10:52 WIB

SonoraBangka.id - Salah satu upaya untuk mengatasi pandemi saat ini adalah dengan vaksinasi Covid-19.

Sementara itu jumlah penerima vaksin pun terus bertambah setiap harinya.

Akan tetapi, walaupun sudah mendapatkan vaksin, masih ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Terutama jika penerima vaksin itu suatu hari terpapar Covid-19. Vaksin memang terbukti efektif mencegah terjadinya infeksi Covid-19.

Namun kemungkinan terinfeksi masih tetap ada. Jika suatu saat orang yang menerima vaksin Covid-19 terpapar virus, misalnya setelah bepergian atau melakukan kontak dengan pasien, maka dia sebaiknya tetap melakukan karantina atau isolasi mandiri.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, orang yang divaksinasi masih perlu melakukan tindakan pencegahan yang diperlukan untuk melindungi diri mereka sendiri dan orang lain dari Covid-19.

Penting untuk diingat bahwa jika Anda telah divaksinasi sebagian atau seluruhnya, itu tidak berarti Anda bebas dari masalah karantina setelah terpapar virus.

Orang yang sudah menerima vaksin mungkin tidak perlu melakukan karantina saat terinfeksi Covid-19 hanya apabila memenuhi tiga kriteria.

Pertama, telah mendapatkan dosis vaksin secara penuh (dua kali).

Kedua, vaksinasi dilakukan dalam jangka waktu tiga bulan sehingga masih efektif.

Ketiga, tidak ada gejala sejak terinfeksi.

"Semua kriteria tersebut harus dipenuhi. Apabila salah satunya tidak terpenuhi, maka karantina harus tetap dilakukan," kata spesialis penyakit menular Thomas Fraser, MD.

Dia mengatakan, karantina harus dilakukan setidaknya selama 10 hari tanpa tes. Atau bisa juga lebih singkat yakni tujuh hari apabila hasil tes menyatakan negatif Covid-19.

"Tapi untuk pencegahan ekstra, karantina dapat dilakukan karantina selama 14 hari," tambah Dr. Fraser.

Dirinya menambahkan, meskipun vaksin telah terbukti sangat efektif, saat ini masih ada beberapa hal yang belum diketahui.

Para ahli terus berusaha mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang waktu perlindungan serta efektivitas vaksin dalam mengurangi penularan.

Selain itu, kemanjuran vaksin terhadap varian SARS-CoV-2 yang muncul juga masih dipelajari.

Tetapi untuk saat ini, vaksin bertindak sebagai salah satu perlindungan.

Dr. Fraser juga mengungkapkan bahwa masyarakat masih perlu memakai masker, menjaga jarak, dan tindakan perlindungan lainnya. Namun segalanya akan menjadi lebih baik.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sudah Divaksin, Masih Perlukah Karantina Setelah Bepergian?", Klik untuk baca: https://lifestyle.kompas.com/read/2021/03/02/103030620/sudah-divaksin-masih-perlukah-karantina-setelah-bepergian?page=all.

SumberKOMPAS.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm