Jenis ikan yang sebaiknya tidak dikonsumsi karena bisa membahayakan tubuh.
Jenis ikan yang sebaiknya tidak dikonsumsi karena bisa membahayakan tubuh. ( pixabay)

Ini 9 Jenis Ikan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi,Bisa Membahayakan Kesehatan

10 Agustus 2021 14:02 WIB

BANGKASONORA.ID - Ikan adalah salah satu makanan yang bisa memberikan kita protein tanpa lemak tambahan untuk tubuh.

Namun, ternyata tidak semua jenis ikan baik dan sehat untuk dikonsumsi sehari-hari.

Ada jenis ikan tertentu yang kandungannya bisa membahayakan kesehatan kita. Apa saja? Yuk, simak!

1. Ikan Lele

Ikan lele bisa tumbuh sampai ukuran yang besar. Untuk mempercepat pertumbuhannya, banyak pembudidaya ikan memberi hormon.

Karena itu, kita jangan tergiur untuk mengonsumsi ikan lele yang berukuran besar. 

Sebaiknya pilih lele berukuran kecil hingga sedang dan pastikan mereka dirawat secara alami.

Lele yang dibudidayakan dengan cara alami lebih aman dan juga bergizi.

2. Ikan Makerel

Ikan makerel termasuk jenis tenggiri bisa mengandung merkuri. Kandungan merkuri tidak bisa dibersihkan, tetapi menumpuk dalam tubuh manusia.

Jika tubuh manusia mengalami penumpukan merkuri, maka bisa menyebabkan berbagai penyakit.

Makerel Atlantik adalah yang jenis makerel yang paling tidak berbahaya. Jadi kita bisa mengonsumsi ikan makerel jenis satu ini.

3. Ikan Tuna

 

Tuna mengandung banyak merkuri, terutama tuna sirip hitam dan sirip biru.

Sebaiknya jangan mengonsumsi semua jenis ikan tuna yang berasal dari peternakan. Hal itu karena tuna di peternakan biasanya diberi antibiotik dan hormon tambahan.

4. Ikan Tilapia 

Ikan tilapia termasuk ikan nila tidak mengandung banyak asam lemak sehat, justru lebih banyak kandungan lemak berbahaya.

Terlalu banyak mengonsumsi jenis ikan ini bisa menyebabkan peningkatan kadar kolesterol dan membuat tubuh lebih sensitif terhadap alergen (pemicu alergi).

5. Belut

Belut memiliki banyak lemak, sehingga mudah menyerap limbah industri dan pertanian yang ada di dalam air.

Bahkan belut dari Amerika memiliki risiko tingkat keracunan yang paling tinggi jika dikonsumsi. Sedangkan belut Eropa juga terkenal sudah terkontaminasi merkuri dalam jumlah besar.

6. Ikan Pangasius

Ikan pangasius atau patin yang paling terkenal didatangkan dari Vietnam. Mereka biasanya didapatkan dari Sungai Mekong yang merupakan salah satu badan air paling tercemar di dunia.

 

Selain itu, fillet patin mengandung peningkatan kadar nitrofurazone dan polifosfat yang merupakan zat karsinogen.

Seperti yang kita tau, karsinogen bisa memicu pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh.

7. Tilefish

Tilefish adalah ikan yang paling banyak mengandung kontaminasi merkuri.

Ikan jenis ini juga ditemukan bisa menjadi penyebab meningkatnya risiko keracunan makanan setelah mengonsumsinya.

8. Kakap Putih

Ikan kakap putih atau dikenal juga dengan sebutan Barramundi atau Sea Bass juga termasuk jenis ikan yang mengandung banyak merkuri.

9. Ikan Gindara

Ikan gindara atau escolar fish mengandung gempylotoxin, yaitu zat lilin yang tidak bisa diolah oleh tubuh.

 

Zat itu sebenarnya tidak berbahaya, tetapi dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Untuk mengurangi kadar gempylotoxin, ikan harus diolah dengan cara digoreng atau dipanggang.

Artikel ini sudah tyang di bobo.grid.id

Tag:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm